Home / Adventorial / Covid-19 / Daerah

Rabu, 10 Maret 2021 - 10:51 WIB

Bupati kerinci Adirozal tegaskan penting kejelasan laporan penyakit pasien yang meninggal dunia.

Kerinci- Bupati kerinci H Adirozal memimpin rapat tim gugus penanganan copid 19 kabupaten kerinci bersama Dinas terkait Forkompinda dan Ketua DPRD kabupaten kerinci UPTD.

Rapat tim gugus tugas ini adalah rapat rutin yang di laksanakan oleh tim gugus tugas penanganan Covid 19 kabupaten kerinci yang bertempat di posko tim gugus tugas penanganan copid 19.

Dalam rapat kemaren Adirozal menerima laporan terbaru dari masing masing Dinas terkait serta beberapa permasalahan yang di bahas.

Seperti laporan dari kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa terkait anggaran dana desa untuk Covid bahwa penggunaan dana desa tahun 2021 sudah diatur dalam permendes no 13 tahun 2020.

Tahun 2021 penggunaan anggaran yang menjadi prioritas yaitu pemulihan ekonomi nasional dan penanganan copid 19 tentang pendirian posko desa aman covid. dan pembentukan Satgas Covid 19 di setiap desa.

Baca juga :   Wakil Ketua I DPRD Junaidi Serah Cinderamata ,Kami Mitra Kepolisian

Dimana dana desa yang di anggar kan untuk penanganan Covid 19 di desa yaitu minimal 8 persen dari dana desa 750 juta- satu milyar.
Yaitu berkisar antara 50 juta sampai 80 juta

Terkait laporan ini Adirozal menegas,dalam penggunaan dana desa ini harus betul-betul sesuai dengan peraturan yang ada,

“Iya ..jangan sampai penggunaan tumpang tindih harus sesuai dengan aturan “, kata nya.

Selain itu juga ada laporan dari dinas tanaman pangan ,ada 100 orang yang nantinya akan menerima bantuan Covid, berupa beras masing-masing 18 kg dimana dalam laporan tersebut juga ada nama ASN yang pernah terpapar copid

Baca juga :   Pemkot Perpanjang PPKM Level 3 Hingga 20 September 2021

Terkait bantuan ini Adirozal menegaskan yang akan nenerima bantuan ini adalah masyarakat yang betul pantas menerima nya.

“Kita sangat setuju bantu lah mereka yang sangat membutuhkan”, pungkasnya

Selain itu terkait pasien yang meninggal dunia Adirozal juga mengatakan sangat penting bagi dinas kesehatan memberi laporan yang jelas penyebab meninggalnya pasien.

“Masyarakat yang meninggal pastikan penyebab kematian nya, apa penyakit nya.
Jangan sampai meninggal nya bukan karena Covid tapi di nyatakan karena Covid”,kata Adirozal.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di kabupaten kerinci Mari kita semua selalu terapkan protokol kesehatan dimana pun kita berada” tutup Adirozal .
(ES)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Adventorial

Walikota dan DPRD Tanda Tangani Nota Kesepakatan Bersama Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2021

Adventorial

Diterima BPK Perwakilan Jambi,Sekda Asraf serahkan Laporan Keuangan Daerah(LKD) Kabupaten Kerinci

Daerah

Bupati Kerinci Adirozal Kukuhkan 30 Anggota Paskibra

Daerah

Lagu Haroak Viral…! Ternyata Diciptakan Berdasarkan Kisah Nyata

Adventorial

Wawako Zulhelmi Hadiri Pembukaan Kerinci Education Roadshow IMKS

Daerah

Sanksi Tegas Menunggu, Jika Ketua DPRD Kerinci Edminudin Terbukti Gunakan Ijazah Palsu

Daerah

Kepala BPBD Kabupaten Kerinci Darifus : Ini Terkait Tupoksi Kerja Sesuai Aturan.

Daerah

Ini Daftar Nama Pejabat Eselon III dan IV yang Dilantik Walikota Sungai Penuh