Home / Budaya / Covid-19 / Daerah

Kamis, 10 Maret 2022 - 10:31 WIB

Kepala Kemenag Kerinci H.Pahrizal,S.Ag,MM : Calon Jemaah Haji Tetap Optimis, Meskipun Masa Tunggu 30 Tahun

INBRITA.COM, KERINCI -Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci H.Pahrizal,SAg,MM menyampaikan,bahwa sudah hampir dua tahun penyelenggaraan ibadah Haji Indonesia ditunda oleh Pemerintahan Arab Saudi,karena ketidak pastian kondisi disebabkan pandemi Covid-19,hal ini disampaikan oleh H. Pahrizal saaat menyampaikan pidato dalam rangka Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah di aula Panti Asuhan Baitul Husna Desa Sungai Pegeh Kecamatan Siulak.

Namun dari Kementerian Agama Kabupaten Kerinci sendiri tetap melakukan persiapan terkait penyelenggaraan ibadah haji, sembari menunggu informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi.

“Alhamdulillah sekarang Pemerintah Arab Saudi sudah mencabut aturan pembatasan Covid-19 dan memperlonggar protokol kesehatan di negaranya,Arab Saudi melonggarkan aturan pencegahan pandemi covid-19, dengan tidak lagi mewajibkan pendatang untuk menjalani karantina saat tiba. Penumpang juga tidak perlu lagi menunjukkan hasil tes PCR pada saat kedatangan mereka.”,Ujar H.Pahrizal

Baca juga :   Antonius Despinola, SH, MH : Penting Prioritaskan Produk Dalam Negeri Setiap Penyelenggaraan Pembangunan

Dengan dicabutnya aturan pembatasan Covid-19 ini,besar kemungkinan calon Jemaah Haji tahun 2022 akan diberangkatkan,ujar H.Pahrizal

” Pada bulan Maret 2022 ini telah diberangkatkan 160 calon para Jemaah Kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh yang diberangkatkan melalui agen Travel Najwa dan Travel Madinah,yang sekarang telah menunaikan Ibadah Umrah,Alhamdulillah mereka sudah bisa melakukan ibadah, kedatangan mereka ke Arab Saudi awalnya harus dikarantina,tetapi sampai disana mereka tidak dikarantina”, ujar H.Pahrizal

Baca juga :   Gubernur Jambi Al Haris : Jika Ada Kadis Alergi Dengan Media Akan Dicopot

Jika terjadi penunda keberangkatan calon Jemaah Haji yang sudah melakukan penyetoran per 28 Januari kemarin itu masa tunggu nya sampai 30 tahun,tapi H.Pahrizl optimis perubahan pasti terjadi.

“Sebagai contoh untuk penundaan keberangkatan 340 orang pada tahun 1919 ada jemaah yang meninggal atau mengundurkan diri, otomatis ini akan di ganti dengan nomor yang ada di belakang”,tutup H.Pahrizal (Eni)

Berita ini 722 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Wawako Sungai Penuh Alvia Santoni :RRI Mitra Pemerintah Dalam Penyebaran Informasi

Daerah

Kepala BPBD Kabupaten Kerinci Darifus : Ini Terkait Tupoksi Kerja Sesuai Aturan.

Adventorial

Berada di Zona Orange, Satgas Covid -19 Minta Warga Disiplin Terapkan Prokes

Daerah

Nasib Perangkat Desa di Ujung Tanduk ,Pemkot Tutup Mata

Daerah

Plt Kadishub Yulisman Serahkan NPHD Kepada Walikota Ahmadi Zubir

Daerah

Anggota DPRD Robinson Sirait Apresiasi Pemda Muaro Jambi

Daerah

Hardizal S.Sos.MH ,Hari Raya Idul Fitri 1442 H Di Tengah Pandemi, Semoga Kesakralan Tidak Berkurang

Daerah

Jelang Pemilu 2024 Polres Kerinci Siapkan Personil Pengamanan