Home / Daerah / Pendidikan

Rabu, 2 Maret 2022 - 13:19 WIB

Minta Kepsek Dicopot,Majlis Guru MTsN 2 Gelar Aksi Damai

INBRITA.COM, SUNGAI PENUH – Majelis guru MTSN 2 Kota Sungai Penuh menggelar aksi damai yang bertempat di MTsN 2 Kota Sungai Penuh, Rabu (2/3/2022).

Aksi yang diikuti oleh 97% guru PNS dan Non PNS tersebut menuntut beberapa kebijakan Kepala Sekolah MTsN 2 Kota Sungai Penuh yang sudah menyalahi aturan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana MTSN 2 Kota Sungai Penuh, Edi Efendi kepada media saat diwawancarai.

“Beberapa kebijakan Kepala MTsN 2 Kota Sungai Penuh yang kami anggap menyalahi aturan, diantaranya, 1. Pemungutan/potongan tunjangan kinerja guru sebesar 10%/orang, 2. Pemungutan honor satpam dan pramubhakti sebesar Rp. 200.000/bulan, 3. Pemungutan sertifikasi guru non PNS sebanyak 5 orang setiap penerimaan sertifikasi,” kata, Edi Efendi.

Baca juga :   Walikota Sungai Penuh Drs Ahmadi Zubir, MM : Tiga Poin Program 100 Hari Kerja

“4. Pemungutan kepada siswa untuk pembelian sampul rapor, 5. Pemungutan uang pemanggilan kembali guru non PNS yang dirumahkan, 6. Penyalahgunaan dana kegiatan pembangunan mushala MTsN 2 Kota Sungai Penuh, 7. Iuran pembangunan gedung/lokal baru kepada seluruh majelis guru MTsN 2 Kota Sungai Penuh tetapi pada laporan audit tidak terdapat iuran tersebut,” tambahnya.

“8. Penyalahgunaan dana zakat yang dikumpulkan oleh tenaga pendidik dan kependidikan dari bulan April s/d Desember 2019, 9. Pemungutan uang masuk GTT dan PTT, 10. Dana BOS dikelola secara tidak transparan kepada pihak-pihak yang berwenang, 11. Pemungutan uang masuk bagi siswa yang pindah dari sekolah lain, 12. Meluluskan dan melanggar hasil sidang kelulusan siswa yang sudah dinyatakan tidak lulus pada sidang kelulusan kelas 9 tahun ajaran 2020/2021,” tegasnya.

Baca juga :   Sekda Alpian Menjadi Orang Pertama Yang di Suntikkan Vaksin Sinovac

Atas tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah MTsN 2 Kota Sungai Penuh tersebut, tambahnya, majelis guru meminta kepada Kakan Kemenag Kota Sungai Penuh dan Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi untuk mengambil tindakan yang tegas terhadap Kepala MTsN 2 Kota Sungai Penuh.

“Kami mengharapkan kepada pihak terkait, khususnya Kakan Kemenag Kota Sungai Penuh dan Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi untuk memberhentikan ASMI.HS sebagai Kepala MTsN 2 Kota Sungai Penuh, meminta pertanggungjawaban semua perbuatan Kepala MTsN 2 kepada pihak terkait dan mohon perlindungan hukum dari tekanan Kepala MTsN 2 Kota Sungai Penuh terhadap semua pihak yang melaporkan laporan ini,” tutupnya. (WD)

Berita ini 344 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Adventorial

Kunjungan Dirbinmas Polda Jambi Disambut Baik Ketua DPRD Kota Sungai Penuh

Daerah

RRI Jambi Adakan Kerja Sama Dengan BMKG Depati Parbo Kerinci

Daerah

Sidak Pasar Tanjung Bajure, Wawako Antos Instruksikan Penanganan Kebersihan & Ketertiban Pasar

Daerah

Pemkot Serius Tangani Stunting, lakukan Studi Kaji Tiru ke Merangin & Tanjabbar

Daerah

Kabupaten Kerinci Raih Prestasi Urutan 11 Dari 514 Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia

Daerah

Sekda Alpian Lantik 221 Orang Pejabat Fungsional

Daerah

Bupati Kerinci Adirozal Lepas 121 Jemaah Calon Haji

Daerah

Bupati Bachyuni Deliansyah.SH. MH Lepas Team Sepak Bola Muaro Jambi