Home / Covid-19 / Dinamika / Nasional / Pendidikan

Sabtu, 4 Desember 2021 - 12:41 WIB

Surat Edaran Terkait Nataru 2021 yang Dikeluarkan Nadiem Makarim

Inbrita.com, Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan surat edaran dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 menjelang libur natal dan tahun baru (nataru).

Surat tersebut ditujukan kepada gubernur, bupati/walikota, kepala lembaga pendidikan tinggi dan pemimpin perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Salah satu titik adalah imbauan kepada sekolah untuk melakuan pembagian rapor pada bulan Januari 2022.

Mengutip surat yang diunggah di laman resmi Kemendikbudristek, Sabtu (4/12/2021), Surat Edaran No 29/2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Menjelang Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 itu ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti pada 1 Desember 2021.

Baca juga :   SAH Minta Industri dan Pekerja Bisa Saling Bersinergi Untuk Mendorong Produktivitas

Surat edaran ini dikeluarkan untuk mengurangi mobilitas masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Hal ini sesuai juga dengan Instruksi Mendagri No 62/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Berikut adalah isi dari surat edaran tersebut:

1. Mengimbau kepada kepala satuan pendidikan di wilayah untuk melaksanakan pembagian rapor semester 1 (satu) tahun ajaran 2021 12022 bagi satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah pada bulan Januari 2022

2. Tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022

3. Menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun pembersih tangan, menjaga jarak, mengurangi kepadatan, dan menghindari penggunaan) dan 3T (testing, tracing, treatment)

Baca juga :   Hardizal S.Sos MH beserta kader PDIP kota sungai penuh ikuti acara peluncuran buku Megawati Soekarno putri secara virtual

4. Tidak memberikan cuti kepada pendidik dan tenaga kependidikan Aparatur Sipil Negara selama periode Nataru pada 24 Desember 202 I sampai dengan 2 Januari 2022

5. Mengimbau kepada penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan masyarakat untuk menunda pengambilan cuti bagi pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikannya setelah periode libur Nataru

6. Mengimbau kepada warga satuan pendidikan untuk tidak berangkat dan tidak pulang kampung ke luar daerah dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak selama periode Nataru

Sumber:rri.co.id

Berita ini 359 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

Wasekjen Bidang Kemaritiman DPP KNPI Ajak Pemuda Kembalikan Kejayaan Maritim Indonesia

Nasional

UMP Jakarta 2024 Naik! Ini Tips Atur Duit Gaji Rp 5 Juta

Daerah

Penuh Haru, Bupati Pasaman H. Hamsuardi Terima Bantuan dari Pemkab Kerinci

Dinamika

Walikota Ahmadi Zubir Komitmen Tuntaskan Titik Banjir .

Adventorial

Wakil Walikota Alvia Santoni Sambut Kunjungan Kapolda Jambi Dalam Rangka Peninjauan Vaksinasi Massal

Adventorial

Berada di Zona Orange, Satgas Covid -19 Minta Warga Disiplin Terapkan Prokes

Nasional

BKDZN Pacu Semangat Pemimpin Muda

Daerah

Kabar Gembira Lubuk Larangan Dibuka ,Ayo Mancing Bareng….!