Home / Adventorial / Daerah

Selasa, 16 Maret 2021 - 19:19 WIB

Syarat Tambahan Pencalonan Kepala Desa Koto Payang Menyalahi Aturan

Syarat Tambahan Pencalonan Kepala Desa Koto Payang Menyalahi Aturan

Sungai Penuh-Penentapan nomor urut calon Kepala Desa di desa Koto Payang kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci terpaksa harus ditunda, setelah sebelumnya pada Sabtu 13 Maret 2021 lalu terjadi kericuhan pada saat akan dilakukan penetapan dan pengambilan nomor urut calon.

Kericuhan tersebut terjadi dikarenakan ada salah satu calon Kepala Desa yang dinyatakan gagal oleh panitia, karena dianggap tidak memenuhi salah satu syarat tambahan yang ditetapkan oleh panitia Pilkades tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kerinci Syahril Hayadi Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Selasa (16/03/2021) mengatakan, sebelum kericuhan terjadi pihaknya selaku Ketua Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021, sudah memanggil seluruh unsur yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades di desa Koto Payang,untuk menjelaskan terkait ketentuan dalam pelaksanaan Pilkades nantinya. Namun karena belum ada titik temu,sehingga mereka bersih keras untuk tetap memasukan persyaratan tambahan yang bertentangan dengan aturan yang ada.

Baca juga :   TP PKK Kabupaten Kerinci RoadShow Pencanangan Keluarga Pelopor Perubahan tahun 2022.

“Sebenarnya untuk menambahkan syarat tambahan pada Pilkades itu sah-sah saja, akan tetapi dengan ketentuan syarat yang ditetapkan tidak bertentangan dengan aturan yang ada, kalau seperti yang terjadi di koto payang ini kan sudah merugikan salah satu pihak, dan hal ini tidak kita benarkan,” tegasnya.

Baca juga :   Wabup dan Sekda Kerinci Hadiri Ziarah Akbar Masyarakat 3 Desa Hiang Tinggi

Untuk diketahui syarat tambahan yang ditetapkan oleh panitia Pilkades desa Koto Payang yakni setiap calon harus memiliki surat rekomendasi dari adat. Sedangkan dalam Perda No 12 Tahun 2015 dan Perda No 8 Tahun 2018 bahwa unsur adat dalam Perda itu sudah dilakukan perobahan dalam Perda 2018 dalam huruf S dan sudah dihapus.

“Terkait persoalan ini panitia Pilkades tingkat Kabupaten Kerinci Sudah mengadakan rapat bersama tim penanganan kasus Pilkades, untuk mencari solusi dan menentukan petunjuk teknis untuk kelanjutan proses Pilkades di desa Koto Payang kecamatan Depati VII tersebut,” tutupnya.

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Adventorial

Pj Sekda Alpian Ikuti Prosesi Pelantikan Pj Gubernur Jambi

Daerah

Selesaikan Konflik, Wabup Kerinci Minta Warga Semerap dan Muak Menahan Diri

Daerah

Ribuan ASN Kabupaten Kerinci Mengikuti Parade Batik

Adventorial

DPRD Kota Sungai Penuh Menggelar Rapat Paripurna Usulan Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Periode 2016 – 2021

Adventorial

Pj. Sekda Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Lolo Hilir

Daerah

Darifus Kepala BPBD Kerinci Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Panik dan Siaga

Daerah

Wako Ahmadi Zubir Buka Secara Resmi Sosialisasi ETPD, SIMDA & SIPD

Daerah

Si jago Merah Melahap 5 Rumah Warga Desa Pondok Agung