Sungai Penuh, iNBrita.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kerinci-Sungai Penuh resmi membuka Intermediate Training (LK II) Tingkat Nasional di Bumi Sakti Alam Kerinci. Kegiatan ini mengusung tema “Reaktualisasi Khittah Perjuangan HMI di Tengah Transformasi Sosial” dan melibatkan puluhan kader dari berbagai cabang HMI se-Indonesia.
Pejabat Daerah Hadiri Pembukaan
Sejumlah pejabat daerah menghadiri pembukaan kegiatan tersebut. Mereka antara lain Kepala Dinas DP3AP2 Provinsi Jambi, Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Kasat Intelkam Kejari Sungai Penuh, dan Kapolres Kerinci.
Selain itu, pengurus KAHMI dan FORHATI Kerinci-Sungai Penuh, para alumni, serta senior HMI turut menghadiri acara bersama seluruh peserta LK II.
HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh menggelar forum ini untuk meningkatkan kemampuan intelektual kader, mempertajam analisis, dan memperkuat pemahaman mereka terhadap persoalan sosial. Melalui kegiatan ini, HMI mendorong kader agar mampu berpikir kritis dan merumuskan gagasan yang sesuai dengan tantangan zaman.
Edilan Kurniawan Tekankan Independensi Kader
Ketua Umum HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh, Edilan Kurniawan, menegaskan bahwa kader HMI harus bersikap kritis terhadap kekuasaan, menjaga independensi organisasi, dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
Ia mengajak kader mengambil peran dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa, termasuk ketimpangan sosial, pengangguran, dan kerusakan lingkungan. Karena itu, Edilan mendorong kader agar tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan solusi nyata bagi masyarakat.
Kader Harus Wujudkan Khittah Perjuangan
Edilan mengingatkan kader agar menerapkan nilai-nilai khittah perjuangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kader tidak cukup hanya menghafal atau meneriakkan khittah perjuangan dalam forum organisasi.
Sebaliknya, kader harus membuktikan nilai-nilai tersebut melalui tindakan nyata, menjaga integritas, dan meningkatkan kepedulian sosial. Dengan cara itu, kader dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
HMI Dorong Gerakan Nyata untuk Bangsa
Selanjutnya, Edilan mengajak seluruh kader menjadikan HMI sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa. Ia mendorong organisasi ini untuk terus melahirkan pemikiran kritis, menggerakkan kegiatan intelektual, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kader perlu memahami perubahan sosial dan merumuskan gagasan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, HMI dapat memperkuat perannya dalam mendorong perubahan positif.
LK II Nasional Targetkan Kader Berintegritas
Melalui LK II Tingkat Nasional ini, HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh berharap dapat membentuk kader yang berintegritas, berpikiran kritis, dan siap menghadapi tantangan zaman.
HMI juga mendorong para peserta menerapkan ilmu dan nilai perjuangan yang mereka pelajari selama pelatihan. Dengan begitu, para kader dapat berkontribusi bagi kemajuan masyarakat, daerah, dan bangsa.
(eny)









