Jakarta, iNBrita.com – Pegadaian menawarkan harga emas yang berbeda untuk produk Galeri24, Antam, dan UBS pada Sabtu (17/10/2026). Berdasarkan data di laman Pegadaian, Galeri24 menjual emas seharga Rp 2.523.000 per gram. Sementara itu, Antam mematok harga Rp 2.611.000 per gram. Adapun UBS menawarkan emas seharga Rp 2.548.000 per gram.
Perbedaan harga tersebut memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih emas sesuai anggaran. Selain merek, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan berat emas sebelum bertransaksi.
Pegadaian dapat memperbarui harga emas sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat sebaiknya memeriksa harga terbaru sebelum membeli.
Daftar Harga Emas Galeri24
Galeri24 menyediakan emas dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Berikut daftar harga emas Galeri24 pada Sabtu (17/10/2026).
- 0,5 gram: Rp 1.323.000
- 1 gram: Rp 2.523.000
- 2 gram: Rp 4.985.000
- 5 gram: Rp 12.371.000
- 10 gram: Rp 24.675.000
- 25 gram: Rp 61.356.000
- 50 gram: Rp 122.615.000
- 100 gram: Rp 245.108.000
- 250 gram: Rp 611.264.000
- 500 gram: Rp 1.222.527.000
- 1.000 gram: Rp 2.445.053.000
Daftar Harga Emas Antam
Antam menawarkan emas mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 100 gram. Harga emas Antam berada di atas harga Galeri24 dan UBS untuk ukuran 1 gram pada hari tersebut.
Berikut daftar harga emas Antam di Pegadaian.
- 0,5 gram: Rp 1.357.000
- 1 gram: Rp 2.611.000
- 2 gram: Rp 5.161.000
- 3 gram: Rp 7.716.000
- 5 gram: Rp 12.825.000
- 10 gram: Rp 25.594.000
- 25 gram: Rp 63.856.000
- 50 gram: Rp 127.632.000
- 100 gram: Rp 255.184.000
Daftar Harga Emas UBS
UBS menyediakan emas dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Untuk ukuran 1 gram, UBS menawarkan harga Rp 2.548.000.
Berikut daftar lengkap harga emas UBS pada Sabtu (17/10/2026).
- 0,5 gram: Rp 1.377.000
- 1 gram: Rp 2.548.000
- 2 gram: Rp 5.056.000
- 5 gram: Rp 12.492.000
- 10 gram: Rp 24.852.000
- 25 gram: Rp 62.007.000
- 50 gram: Rp 123.760.000
- 100 gram: Rp 247.422.000
- 250 gram: Rp 618.372.000
- 500 gram: Rp 1.235.292.000
Tips Membeli Emas di Pegadaian
Calon pembeli sebaiknya membandingkan harga Galeri24, Antam, dan UBS sebelum menentukan pilihan. Selain itu, pembeli perlu memperhatikan berat emas karena setiap ukuran memiliki harga yang berbeda.
Harga per gram juga bisa berubah ketika pembeli memilih kemasan dengan berat berbeda. Oleh sebab itu, periksa harga sesuai ukuran yang diinginkan agar anggaran tetap sesuai rencana.
Harga Emas Dunia Turun dalam Sepekan
Harga emas dunia menuju penurunan mingguan karena investor mencermati peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Sejumlah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang melampaui perkiraan turut meningkatkan kekhawatiran pasar.
Mengutip CNBC pada Sabtu (17/10/2026), harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi US$ 4.175,34 per ons pada akhir perdagangan Jumat. Meski demikian, harga emas masih turun 0,4% sepanjang pekan tersebut.
Di pasar berjangka, emas AS untuk pengiriman Desember menguat 0,7% menjadi US$ 4.198,20 per ons.
Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek, menilai harga emas masih bergerak dalam rentang terbatas. Menurutnya, harga emas juga mendekati batas bawah level dukungan.
Melek menjelaskan bahwa ketidakpastian mengenai langkah The Fed masih membatasi pergerakan harga emas. Investor belum memperoleh gambaran yang jelas mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral AS.
Inflasi AS Meningkat, Pasar Waspadai Kenaikan Suku Bunga
Ketua The Fed Kevin Warsh menyampaikan keyakinannya terhadap kekuatan ekonomi AS. Namun, ia belum memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga selanjutnya.
Data ekonomi terbaru turut memengaruhi ekspektasi pasar. Pada Kamis, laporan menunjukkan bahwa harga produsen AS mencatat kenaikan bulanan terbesar dalam 4,5 tahun terakhir.
Sehari sebelumnya, data inflasi konsumen juga memperlihatkan percepatan kenaikan harga pada September.
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austan Goolsbee, menilai data inflasi tersebut mengecewakan. Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, memperingatkan bahwa The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga secara lebih agresif.
Hammack menilai langkah tersebut perlu dipertimbangkan jika ekspektasi inflasi masyarakat memburuk secara signifikan.
Menurut perangkat FedWatch milik CME Group, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada Oktober. Namun, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 90%.
Kenaikan suku bunga biasanya menekan daya tarik emas. Pasalnya, emas tidak memberikan bunga seperti sejumlah instrumen investasi lainnya. Ketika suku bunga meningkat, investor dapat beralih ke aset yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Harga Emas Berpotensi Melemah hingga Akhir 2026
Ekonom Iklim dan Komoditas Capital Economics, Hamad Hussain, memperkirakan harga emas berpotensi melemah hingga akhir 2026.
Hussain menilai kenaikan suku bunga The Fed dapat menekan harga emas secara bertahap. Ia juga memperkirakan kekhawatiran mengenai berakhirnya lonjakan investasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) hanya berlangsung sementara.
Prospek tersebut menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat dapat membatasi kenaikan harga emas. Selain itu, perubahan sentimen investor terhadap sektor teknologi juga berpotensi memengaruhi pasar logam mulia.
Namun, pasar emas India menunjukkan perkembangan berbeda. Harga emas di negara tersebut mencatat premi pada pekan ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga bulan.
Penurunan harga sebelumnya mendorong konsumen meningkatkan pembelian perhiasan. Kondisi tersebut turut mendukung permintaan emas di pasar India.
Harga Perak, Platinum, dan Paladium Ikut Menguat
Harga sejumlah logam mulia lainnya juga menguat pada perdagangan Jumat. Perak naik 0,3% menjadi US$ 57,62 per ons.
Sementara itu, platinum menguat 1,1% menjadi US$ 1.643,70 per ons. Paladium juga naik 0,4% ke US$ 1.130,75 per ons.
Meski ketiga logam tersebut mencatat kenaikan harian, harganya masih berpotensi menutup pekan dengan penurunan. Pergerakan ini menunjukkan bahwa penguatan dalam satu hari belum tentu mengubah tren harga selama sepekan.
(vvr*)









