BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mengalami keterlambatan di sejumlah wilayah Indonesia.(Foto : TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mengalami keterlambatan di sejumlah wilayah Indonesia.(Foto : TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Jakarta, iNBrita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 akan datang lebih lambat daripada rata-rata klimatologis di Indonesia.

BMKG mengaitkan keterlambatan tersebut dengan dinamika atmosfer dan laut. Secara khusus, fenomena El Niño sangat kuat dan Indeks Dipol Samudra Hindia atau Indian Ocean Dipole (IOD) positif berpotensi menghambat pembentukan awan hujan.

Akibatnya, kombinasi kedua fenomena global tersebut dapat mengurangi pertumbuhan awan dan menekan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Secara umum, BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026. Sementara itu, puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Desember 2026 hingga Februari 2027.

Meski demikian, setiap daerah memiliki jadwal awal musim hujan yang berbeda. Hal ini terjadi karena setiap Zona Musim (ZOM) memiliki karakteristik iklim tersendiri. Oleh karena itu, masyarakat perlu memperhatikan prakiraan cuaca sesuai wilayah masing-masing.

Dampak Keterlambatan Musim Hujan 2026/2027

Mundurnya awal musim hujan dapat memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat. Misalnya, petani perlu menyesuaikan jadwal tanam, sedangkan pemerintah daerah harus mengatur ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, perubahan pola hujan juga menuntut pengelola sumber daya air untuk menyusun strategi yang tepat. Mereka perlu mengatur distribusi air irigasi, menjaga cadangan air, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

Di sisi lain, masyarakat perlu memahami prakiraan musim agar dapat merencanakan kegiatan sehari-hari dengan lebih baik. Informasi tersebut juga membantu masyarakat menentukan waktu yang tepat untuk melakukan aktivitas luar ruangan.

Lantas, kapan wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan 2026/2027? Untuk mengetahuinya, simak perkiraan jadwal berdasarkan pembagian Zona Musim (ZOM) berikut ini.

Jadwal Awal Musim Hujan 2026/2027 Menurut Prediksi BMKG

BMKG menyusun perkiraan awal musim hujan 2026/2027 berdasarkan bulan dan sebaran Zona Musim. Berdasarkan pembagian tersebut, sejumlah wilayah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Oktober, November, dan Desember 2026.

1. Oktober 2026: Sebanyak 63 ZOM

Pada Oktober 2026, BMKG memperkirakan 63 Zona Musim atau sekitar 7,6 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan. Meskipun cakupannya masih terbatas, hujan mulai menjangkau sejumlah daerah berikut:

  • Sumatera: Sebagian wilayah Sumatera.
  • Jawa: Sebagian wilayah Jawa Barat.
  • Kalimantan: Sebagian wilayah Kalimantan.
  • Sulawesi: Sebagian Sulawesi Barat dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.
  • Maluku dan Papua: Sebagian Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, serta bagian timur Papua Tengah.

2. November 2026: Sebanyak 185 ZOM

Memasuki November 2026, cakupan wilayah yang mulai mengalami musim hujan diperkirakan semakin luas. Pada periode ini, BMKG mencatat 185 Zona Musim atau sekitar 24,66 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan.

Adapun wilayah yang diperkirakan mengalami awal musim hujan pada November meliputi:

  • Sumatera dan Jawa: Sebagian wilayah Sumatera dan Jawa.
  • Kalimantan: Sebagian wilayah Kalimantan.
  • Nusa Tenggara: Sebagian Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta sebagian kecil Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Sulawesi: Sebagian wilayah Sulawesi.
  • Maluku dan Papua: Sebagian Maluku Utara, Maluku, Papua Barat bagian utara, serta sebagian Papua Selatan.

Dengan demikian, November menjadi salah satu periode penting dalam peralihan menuju musim hujan karena semakin banyak wilayah mulai mengalami peningkatan curah hujan.

3. Desember 2026: Sebanyak 266 ZOM

Selanjutnya, BMKG memperkirakan semakin banyak wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada Desember 2026. Dalam naskah prediksi ini, sebanyak 266 Zona Musim atau sekitar 17,31 persen wilayah Indonesia tercatat mulai memasuki musim hujan pada periode tersebut.

Wilayah yang termasuk dalam perkiraan ini meliputi:

  • Sumatera: Sebagian wilayah Lampung.
  • Jawa: Sebagian besar wilayah Jawa.
  • Kalimantan: Sebagian wilayah Kalimantan Selatan.
  • Nusa Tenggara: Sebagian besar Bali, NTB, dan NTT.
  • Sulawesi: Sebagian besar wilayah Sulawesi.
  • Maluku dan Papua: Sebagian Maluku Utara, Maluku, serta Papua Selatan bagian selatan.

Sementara itu, setiap wilayah tetap memiliki karakteristik musim yang berbeda. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya mengacu pada perkiraan bulanan, tetapi juga memantau informasi BMKG untuk daerah masing-masing.

Masyarakat Perlu Mengantisipasi Perubahan Pola Hujan

Prediksi BMKG menunjukkan bahwa awal musim hujan 2026/2027 tidak berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, masyarakat perlu menyesuaikan kegiatan dengan kondisi iklim setempat.

Bagi petani, informasi prakiraan musim dapat membantu menentukan jadwal tanam dan mengatur kebutuhan irigasi. Dengan perencanaan yang tepat, petani dapat mengurangi risiko kerugian akibat keterlambatan hujan.

Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga perlu menggunakan informasi tersebut untuk mengelola sumber daya air. Pada saat yang sama, pemerintah dapat memperkuat langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Masyarakat pun perlu memantau pembaruan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG. Dengan demikian, masyarakat dapat merencanakan aktivitas secara lebih baik dan mengambil langkah antisipasi sesuai perkembangan kondisi cuaca.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Berita Terbaru

BAM DPR RI dan pemerintah daerah menyepakati empat poin penyelesaian konflik agraria Zona Merah Kota Jambi.(Foto : Tribun Jambi/Sopianto)

Jambi

BAM DPR RI Sepakati Solusi Konflik Zona Merah

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mengalami keterlambatan di sejumlah wilayah Indonesia.(Foto : TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Nasional

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Senin, 19 Okt 2026 - 18:00 WIB

Pengacara Kamarudin Simanjuntak meninggal dunia pada Senin (19/10/2026).

Nasional

Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB

Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah tekanan pasar domestik dan ketegangan geopolitik global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Tertekan, Usulan MSCI dan Konflik Global Membayangi

Senin, 19 Okt 2026 - 16:00 WIB

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama Ketua GOW Mawarti Azhar menghadiri Rapat Paripurna HUT ke-61 Kabupaten Bungo.(foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Bungo

Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT ke-61 Kabupaten Bungo

Senin, 19 Okt 2026 - 15:00 WIB