Danantara Borong Saham BUMN, Ini Peluang Investasi Menarik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

COO Danantara Dony Oskaria saat menyampaikan rencana pembelian saham BUMN.

COO Danantara Dony Oskaria saat menyampaikan rencana pembelian saham BUMN.

Jakarta, iNBrita.com – Danantara Indonesia membuka peluang untuk menambah kepemilikan saham di sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Lembaga investasi ini akan memilih perusahaan dengan fundamental bisnis yang kuat untuk mendukung investasi jangka panjang.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa rencana penambahan kepemilikan saham terus berjalan. Melalui Danantara Asset Management (DAM), pihaknya akan mengincar saham BUMN yang memiliki prospek bisnis menjanjikan.

“Kalau bagus, ya kita beli. Terutama saham-saham BUMN, DAM nanti akan menambah kepemilikannya. Kita akan cek saham-saham yang bagus dan memiliki fundamental kuat,” ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Dony menilai penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan harga sejumlah saham sebagai bagian dari dinamika pasar. Menurutnya, investor perlu melihat kekuatan bisnis perusahaan daripada hanya berfokus pada pergerakan harga saham.

“Ya, itu dinamika yang biasa terjadi. Nanti kita lakukan secara bertahap. Yang paling penting, fundamental kita bagus,” katanya.

Ia menambahkan, DAM akan memanfaatkan peluang pasar untuk meningkatkan kepemilikan saham di perusahaan BUMN yang memenuhi kriteria investasi.

“Danantara Asset Management akan menambah kepemilikannya. Sayang kalau kesempatan ini tidak dimanfaatkan. Insyaallah, kita akan menambah kepemilikan,” tutur Dony.

Danantara Manfaatkan Koreksi IHSG

Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, juga menyampaikan rencana untuk menambah investasi saham di tengah koreksi IHSG hingga di bawah level 5.000.

Rosan melihat penurunan harga saham sebagai peluang untuk membeli aset dengan valuasi menarik. Ia menegaskan bahwa Danantara akan menambah investasi secara bertahap setelah mengevaluasi kondisi perusahaan dan pasar.

“Kita melihat ini sebagai kesempatan untuk masuk secara bertahap,” ujar Rosan saat menemui awak media di Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).

Dalam mengambil keputusan, Danantara akan mempertimbangkan sejumlah faktor. Lembaga ini akan menganalisis fundamental perusahaan, pergerakan teknikal saham, serta persepsi pasar terhadap emiten yang menjadi target investasi.

Danantara Bidik Saham Bank BUMN

Rosan menilai sejumlah saham BUMN, terutama di sektor perbankan, menawarkan valuasi yang menarik. Ia menyoroti rasio price-to-book value (PBV) sejumlah bank yang rata-rata berada di bawah satu kali.

Rasio tersebut menunjukkan bahwa pasar menghargai saham pada tingkat yang relatif rendah dibandingkan nilai bukunya. Namun, Danantara tetap perlu menilai kualitas aset, prospek laba, dan risiko bisnis setiap perusahaan sebelum membeli saham.

Rosan juga menilai perbankan nasional masih memiliki fundamental yang kuat. Selain itu, sejumlah bank BUMN menawarkan potensi pendapatan dividen yang menarik bagi investor jangka panjang.

Ia menyebut dividend yield Bank Mandiri berada di kisaran 16%, sedangkan BRI mencapai sekitar 13%.

“Kita masuk ke saham-saham yang sudah dianalisis, baik dari sisi fundamental maupun teknikal. Kita juga mempertimbangkan persepsi pasar dan faktor lainnya,” kata Rosan.

Melalui strategi tersebut, Danantara ingin memanfaatkan koreksi pasar untuk meningkatkan kepemilikan saham secara terukur. Perusahaan dengan fundamental kuat dan valuasi menarik akan menjadi prioritas dalam menentukan investasi berikutnya.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini di Raja Emas
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 110, Ini Pemicunya
Rupiah Menguat ke Rp18.015, Ini Sentimen Pendorongnya
Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Simak Daftar Lengkap
BEI Siapkan Perubahan Aturan Perhitungan Indeks Saham
IHSG Anjlok, Investor Ritel Hadapi Kerugian Puluhan Juta
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Investor Justru Borong
Rupiah Tertekan, Usulan MSCI dan Konflik Global Membayangi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Danantara Borong Saham BUMN, Ini Peluang Investasi Menarik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini di Raja Emas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.015, Ini Sentimen Pendorongnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Simak Daftar Lengkap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BEI Siapkan Perubahan Aturan Perhitungan Indeks Saham

Berita Terbaru

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menemui Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI di Jakarta, Selasa (20/10), untuk mengusulkan pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure. ( Dok Prokopim)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Temui Kemendag RI Bahas Pasar Tanjung Bajure

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:00 WIB

COO Danantara Dony Oskaria saat menyampaikan rencana pembelian saham BUMN.

Ekonomi

Danantara Borong Saham BUMN, Ini Peluang Investasi Menarik

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi membuka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026 di Aula Lantai II Kantor Bupati Kerinci, Senin (19/10/2026) malam.(Foto : Kominfo Kerinci)

KERINCI

Bupati Monadi Buka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas 2026

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:00 WIB

Daftar harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Selasa, 20 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Hari Ini di Raja Emas

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri rapat paripurna pengucapan sumpah PAW anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Selasa (20/10/2026).(Foto : Diskominfosta Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Azhar Hamzah Hadiri Pengucapan Sumpah PAW Anggota DPRD

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:00 WIB