Jakarta, iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur perdagangan di daerahnya. Kali ini, Alfin menemui Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (20/10). Pertemuan tersebut membahas usulan pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure.
Alfin menghadiri audiensi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh. Mereka memaparkan kondisi pasar sekaligus meminta dukungan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan kembali fasilitas perdagangan tersebut.
Alfin Soroti Kondisi Pasar Tanjung Bajure
Alfin menjelaskan bahwa Pasar Tanjung Bajure telah berdiri sejak 1995. Selama lebih dari tiga dekade, pasar tersebut belum menjalani revitalisasi secara menyeluruh.
Usia bangunan membuat kondisi fisik pasar semakin menurun. Kapasitasnya juga tidak lagi mampu menampung aktivitas perdagangan secara optimal. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pedagang dan pengunjung.
“Pasar Tanjung Bajure merupakan pusat aktivitas perekonomian masyarakat Kota Sungai Penuh. Namun, kondisi bangunannya saat ini sudah tidak layak. Kami khawatir kondisi tersebut dapat membahayakan pedagang dan pengunjung jika pemerintah tidak segera membangun kembali pasar ini,” ujar Alfin.
Wako Alfin Harapkan Dukungan Kemendag
Alfin berharap Kementerian Perdagangan RI mendukung rencana pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure. Ia ingin menghadirkan pasar yang lebih aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Selain itu, pembangunan kembali pasar diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perdagangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih layak, para pedagang dapat menjalankan usaha dengan lebih nyaman.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri menyambut positif usulan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kementerian akan menindaklanjuti usulan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk pembahasan anggaran berikutnya.
“Usulan pembangunan yang diajukan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan kami tindak lanjuti dan menjadi perhatian untuk diproses pada pembahasan anggaran berikutnya,” ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri.
Kemendag Dorong Penyelesaian Pasar Sungai Penuh
Dalam audiensi tersebut, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri juga menyoroti pembangunan Pasar Sungai Penuh yang masih berlangsung. Ia mendorong pemerintah kota untuk menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal.
Selain mempercepat pembangunan fisik, pemerintah daerah perlu menyiapkan sistem pengelolaan pasar yang baik. Pengelolaan yang optimal akan membantu pedagang menjalankan usaha dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga perlu memastikan pasar dapat berfungsi secara maksimal setelah pembangunan selesai. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan manfaat fasilitas tersebut secara langsung.
Perkuat Perdagangan dan Ekonomi Daerah
Melalui audiensi ini, Alfin terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan infrastruktur perdagangan di Kota Sungai Penuh. Ia berharap pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure segera memperoleh tindak lanjut yang jelas.
Di sisi lain, penyelesaian Pasar Sungai Penuh juga menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah. Kedua upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat aktivitas perdagangan, membuka peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Sungai Penuh.









