TANZANIA, iNBrita.com – Jihan Dimack mengukir sejarah setelah memenangkan gelar Miss Grand International 2026. Perempuan berusia 30 tahun berdarah Tanzania-Lebanon itu berhasil membawa mahkota bergengsi tersebut ke negaranya sekaligus mencatatkan prestasi baru bagi Afrika.
Masyarakat Tanzania menyambut kemenangan Jihan dengan penuh sukacita. Prestasi tersebut mengharumkan nama negara di panggung internasional dan membangkitkan kebanggaan nasional.
Presiden Tanzania, Samia Suluhu Hassan, turut mengucapkan selamat kepada Jihan. Ia menilai keberhasilan tersebut sebagai pencapaian besar yang menunjukkan kemampuan perempuan Tanzania dalam bersaing di tingkat dunia.
Samia juga berharap kemenangan Jihan dapat menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, agar terus mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan mengejar cita-cita.
Jihan Cetak Sejarah bagi Tanzania dan Afrika
Jihan Dimack tak mampu membendung air matanya ketika pembawa acara mengumumkan namanya sebagai pemenang. Ia menangis haru setelah melewati persaingan panjang bersama para kontestan dari berbagai negara.
Masyarakat Tanzania turut merayakan kemenangan tersebut. Mereka berkumpul di sejumlah tempat untuk menyaksikan malam final dan memberikan dukungan kepada wakil negaranya.
Jihan mencatatkan sejarah sebagai wakil Tanzania pertama yang memenangkan Miss Grand International. Kemenangan itu juga menandai keberhasilan pertama kontestan Afrika meraih mahkota tersebut.
Sebelumnya, Tanzania hanya mampu menembus posisi 10 besar pada kompetisi 2025.
Selain meraih gelar utama, Jihan memenangkan penghargaan Miss Popular Vote karena memperoleh dukungan suara terbanyak dari penonton. Prestasi itu memberinya tiket wildcard menuju babak semifinal.
Organisasi Miss Grand Tanzania juga meraih Golden Grand Award sebagai pemegang lisensi nasional terbaik. Sementara itu, Filipina dan Jepang memperoleh Silver Grand Award.
Dalam kategori Country Power of the Year, Jihan menempatkan Tanzania di posisi kedua setelah Ekuador.
Masyarakat Tanzania Bersatu Mendukung Jihan
Dukungan masyarakat turut mengiringi perjalanan Jihan menuju kemenangan. Pejabat pemerintah, selebritas, seniman, tokoh mode, dan pengguna media sosial bersama-sama mengampanyekan namanya.
Sekretaris Tetap Kementerian Informasi, Kebudayaan, Seni dan Olahraga sekaligus Juru Bicara Pemerintah Tanzania, Gerson Msigwa, mengajak masyarakat memberikan suara melalui Instagram. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut mencerminkan kebanggaan terhadap negara.
Penyanyi Diamond Platnumz juga memanfaatkan pengaruhnya di media sosial untuk mengajak masyarakat mendukung Jihan. Penyanyi Nandy turut menyampaikan semangat dan harapan agar wakil Tanzania itu membawa pulang mahkota.
Miss Universe Tanzania, Ratu Elizabeth, juga mengajak masyarakat mengesampingkan perbedaan ajang kecantikan dan bersatu mendukung Jihan.
Sejumlah media Tanzania, seperti The Citizen, Daily News, dan Global Publishers, turut memberitakan keberhasilan tersebut. Mereka menyoroti kemenangan Jihan sebagai pencapaian bersejarah bagi negara dan benua Afrika.
Jihan Perkenalkan Kekayaan Alam Tanzania Lewat Kostum Nasional
Jihan menarik perhatian penonton ketika mengenakan kostum nasional yang menggambarkan kekayaan alam Tanzania.
Perancang kostum tersebut mengangkat Gunung Kilimanjaro sebagai inspirasi utama hiasan kepala. Desainnya juga memadukan unsur batu tanzanit dengan gambaran satwa khas Afrika, seperti singa, gajah, zebra, dan jerapah.
Melalui busana tersebut, Jihan memperkenalkan keindahan alam dan identitas negaranya kepada penonton internasional.
Penampilannya juga menarik dukungan dalam pemungutan suara kategori kostum nasional. Berdasarkan laporan dalam materi sumber, Jihan sempat memimpin perolehan suara dengan angka 43 persen.
Perjalanan Panjang Jihan Menuju Mahkota Internasional
Jihan telah menekuni dunia modeling dan kontes kecantikan sejak usia muda. Ia memulai karier modeling ketika berusia 17 tahun dan terus mengembangkan pengalamannya melalui berbagai kompetisi.
Pada 2014, Jihan mengikuti Miss Tanzania dan meraih posisi runner-up kedua. Dua tahun kemudian, ia memenangkan gelar Miss Universe Tanzania 2016 dan mewakili negaranya dalam ajang Miss Universe di Filipina pada Januari 2017.
Setelah hampir satu dekade, Jihan kembali mengikuti kompetisi kecantikan internasional. Ia mewakili wilayah Mwanza dan meraih gelar Miss Grand Tanzania pada 8 Agustus 2026.
Jihan juga memperluas pengalaman hidup dan kariernya dengan tinggal di Tanzania, Lebanon, dan Mozambik. Saat ini, ia dilaporkan bekerja di Tiongkok dalam bidang modeling, penjualan, dan perdagangan melalui siaran langsung atau live commerce.
Jihan Sampaikan Pesan tentang Kebaikan dan Kesetaraan
Jihan tidak hanya mengandalkan penampilan, tetapi juga menyampaikan pandangan tentang nilai-nilai kemanusiaan selama sesi tanya jawab.
Ketika juri menanyakan kualitas yang harus dimiliki seorang perempuan berdaya, Jihan menekankan pentingnya hati yang baik. Ia menjadikan ibunya sebagai panutan karena sang ibu selalu mengutamakan kepentingan orang lain.
Dalam pembahasan mengenai ketidaksetaraan, Jihan menyebut cinta sebagai kekuatan yang dapat membantu masyarakat membangun kehidupan yang lebih adil.
Ia juga membawa pesan perdamaian, persatuan, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan selama mengikuti kompetisi.
Jihan Siap Mengemban Misi Perdamaian
Kemenangan Jihan menutup rangkaian kompetisi Miss Grand International 2026. Penyelenggara sebelumnya memindahkan lokasi kompetisi dari India ke Thailand pada September 2026.
Sebagai pemegang gelar, Jihan akan menjalankan berbagai agenda organisasi Miss Grand International. Ia juga diharapkan mendukung kampanye yang menentang perang dan kekerasan serta mengajak masyarakat memperjuangkan perdamaian.
Kemenangan ini memberikan kebanggaan besar bagi Tanzania. Jihan tidak hanya meraih mahkota kecantikan, tetapi juga membawa nama negaranya ke panggung internasional.
Melalui pencapaian tersebut, Jihan menunjukkan bahwa perempuan dapat mengembangkan potensi, menghadapi tantangan, dan menginspirasi masyarakat melalui prestasi.
Kini, Jihan Dimack membawa harapan baru bagi Tanzania sekaligus mencatatkan babak penting dalam perjalanan kontes kecantikan Afrika.
(*)









