Longsor Tapan Ancam Pasokan BBM Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor menutup akses jalan Tapan–Sungai Penuh, menghambat kendaraan .( Foto indojatipost)

Longsor menutup akses jalan Tapan–Sungai Penuh, menghambat kendaraan .( Foto indojatipost)

Tapan, iNBrita.com  — Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, menyatakan jalur Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menuju Sungai Penuh, Jambi, masih belum bisa dilalui kendaraan hingga Minggu (11/10/2026).

Longsor menutup sejumlah titik di sepanjang jalur Sako–Tapan. Kondisi ini menghambat perjalanan kendaraan dan distribusi kebutuhan pokok menuju Kabupaten Kerinci serta Kota Sungai Penuh.

Kasat Lantas Polres Kerinci Koordinasi dengan Polsek Tapan

IPTU Into Sujarwo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Tapan untuk memantau kondisi jalan dan perkembangan penanganan longsor.

“Belum bisa dilewati,” ujar Into Sujarwo saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi sejak Sabtu (10/10/2026). Hampir 24 titik longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan belum dapat melintas dengan aman.

Sebanyak 14 Mobil Tangki BBM Terjebak

Longsor juga menghambat perjalanan 14 mobil tangki BBM Pertamina. Sejumlah truk dan pikap pengangkut sembako turut terjebak di kawasan hutan.

Para pengendara belum dapat melanjutkan perjalanan karena material tanah menutupi akses jalan. Persediaan makanan mereka bahkan mulai menipis setelah tertahan sejak malam sebelumnya.

“Dari malam tadi sampai sekarang belum bisa melewati jalan Sako–Tapan, karena hampir 24 titik tanah longsor menimbun badan jalan. Makanan pun sudah menipis,” ujar salah seorang pengendara .

Stok BBM Sungai Penuh Mulai Menipis

Terputusnya jalur distribusi turut mengancam pasokan BBM di Kota Sungai Penuh. Hasil pemantauan di dua SPBU menunjukkan stok Solar dan Pertalite telah habis.

Sementara itu, persediaan Pertamax juga hampir habis. Seorang manajer SPBU di Sungai Penuh mengungkapkan kondisi tersebut.

“Tinggal BBM Pertamax lagi, itu hampir habis,” ujarnya di kutip dari indojati pos

Jika longsor terus menghalangi distribusi, masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh berpotensi menghadapi kesulitan memperoleh BBM. Gangguan ini juga dapat menghambat transportasi dan kegiatan ekonomi warga.

Longsor Ancam Distribusi Sembako

Selain mengganggu pasokan BBM, longsor turut menghambat pengiriman sembako ke Kerinci dan Sungai Penuh.

Keterlambatan distribusi berpotensi mengurangi persediaan bahan pangan di pasar. Harga ikan dan sejumlah kebutuhan pokok juga berisiko naik jika kendaraan pengangkut barang belum dapat melanjutkan perjalanan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sedikitnya tiga titik longsor menimbun badan jalan di kawasan Sungai Gambir dan Penadah, Kabupaten Pesisir Selatan. Belasan titik lainnya juga menghambat arus kendaraan.

Pengendara Diminta Menunda Perjalanan

Masyarakat yang hendak melintasi jalur Tapan–Sungai Penuh sebaiknya menunda perjalanan hingga petugas memastikan kondisi jalan aman.

Pengendara juga perlu mengikuti perkembangan informasi dari aparat setempat. Langkah ini penting untuk mencegah kendaraan memasuki kawasan longsor dan terjebak di tengah perjalanan.

Dandim 0311/Pesisir Selatan bersama Wakil Bupati Pesisir Selatan juga telah meninjau lokasi longsor dan rumah warga yang terdampak banjir.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bunda PAUD Sungai Penuh Dorong Pendidikan Anak Usia Dini
DPRD Sungai Penuh Soroti Aturan Penugasan Kepala Sekolah
HMI Kerinci Gelar LK II Nasional, Tingkatkan Kualitas SDM
Wako Alfin dan Bupati Monadi Hadiri LK II HMI Nasional
Sekda Sungai Penuh Ikuti Kerja Sama Pelayanan Haji
Safari Jumat, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp10 Juta
PT Tren Gen Horizon Bagikan Ratusan Paket Makanan Gratis
Program 3 S Bangun Kepedulian Bersama untuk Sesama
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Longsor Tapan Ancam Pasokan BBM Kerinci dan Sungai Penuh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Bunda PAUD Sungai Penuh Dorong Pendidikan Anak Usia Dini

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:00 WIB

DPRD Sungai Penuh Soroti Aturan Penugasan Kepala Sekolah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:00 WIB

HMI Kerinci Gelar LK II Nasional, Tingkatkan Kualitas SDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Hadiri LK II HMI Nasional

Berita Terbaru

Pertamina mempromosikan produk UMKM lokal Lombok melalui booth MyPertamina dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.(Foto dok Pertamina)

Ekonomi

Pertamina Buka Pasar UMKM Lombok Lewat MotoGP 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:00 WIB

Banjir dan longsor melanda Pesisir Selatan, Sumatera Barat. ( Foto indojati)

Nasional

Banjir Pesisir Selatan, Ribuan Warga Terdampak, Jalan Terputus

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:00 WIB

Longsor menutup akses jalan Tapan–Sungai Penuh, menghambat kendaraan .( Foto indojatipost)

SUNGAI PENUH

Longsor Tapan Ancam Pasokan BBM Kerinci dan Sungai Penuh

Minggu, 11 Okt 2026 - 18:00 WIB

Keunikan sajian kopi dari lima negara di dunia. ( Foto AI)

Kuliner

Peluang Usaha Kopi dengan Inspirasi Tradisi Dunia

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi JMO, lengkap dengan syarat dan prosedur klaim online. ( Foto AI)

Nasional

Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan, Syarat Pencairan Terbaru

Minggu, 11 Okt 2026 - 13:00 WIB