Rupiah Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS Pagi Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah melemah 0,25 persen ke level Rp17.948 per dolar AS akibat tekanan inflasi Amerika Serikat.(Foto : CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Rupiah melemah 0,25 persen ke level Rp17.948 per dolar AS akibat tekanan inflasi Amerika Serikat.(Foto : CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, iNBrita.com — Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (15/10) pagi. Rupiah turun 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp17.948 per dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan inflasi AS menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan mata uang Garuda.

Inflasi AS Tekan Nilai Tukar Rupiah

Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini. Data inflasi konsumen AS yang melampaui perkiraan mendorong investor memperkirakan kebijakan suku bunga yang lebih ketat dari bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Lukman menjelaskan bahwa kenaikan ekspektasi suku bunga dapat memperkuat dolar AS. Kondisi tersebut kemudian menekan rupiah karena investor mempertimbangkan peluang keuntungan dari aset berbasis dolar.

“Rupiah diperkirakan dibuka melemah terhadap dolar AS setelah data menunjukkan kenaikan pada inflasi konsumen AS yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kenaikan pada ekspektasi suku bunga The Fed,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/10).

Investor Menanti Data Inflasi Produsen AS

Selain memantau inflasi konsumen, investor juga menunggu rilis data inflasi produsen AS yang dijadwalkan keluar malam ini waktu setempat. Data tersebut dapat memberikan gambaran tambahan mengenai tekanan harga dan arah kebijakan moneter The Fed.

Pelaku pasar akan mencermati hasil rilis tersebut untuk memperkirakan langkah bank sentral AS selanjutnya. Perubahan ekspektasi suku bunga dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan nilai tukar rupiah.

Pergerakan Mata Uang Asia Bervariasi

Pergerakan mata uang Asia menunjukkan hasil yang beragam. Yuan China menguat 0,06 persen, ringgit Malaysia naik 0,01 persen, dan dolar Singapura terapresiasi 0,21 persen. Yen Jepang juga menguat 0,37 persen, sedangkan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.

Sebaliknya, peso Filipina melemah 0,36 persen. Won Korea Selatan mencatat pelemahan terbesar dalam kelompok tersebut dengan penurunan 0,91 persen.

Di antara mata uang negara maju, franc Swiss memimpin penguatan dengan kenaikan 0,62 persen. Euro menguat 0,45 persen, sementara pound sterling naik 0,29 persen. Namun, dolar Australia melemah 0,33 persen dan dolar Kanada turun 0,01 persen.

Rupiah Diperkirakan Bergerak hingga Rp18.000

Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS sepanjang perdagangan Kamis. Investor akan terus mencermati data ekonomi AS untuk menentukan arah transaksi berikutnya.

Perkembangan inflasi dan ekspektasi suku bunga The Fed akan menjadi perhatian pasar. Kedua faktor tersebut berpotensi memengaruhi permintaan dolar AS serta pergerakan rupiah pada perdagangan selanjutnya.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Cek Daftarnya
TEI 2026 Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Indonesia
Tarif Listrik Oktober 2026: Daftar Harga per kWh PLN
IHSG Melemah, Investor Cermati Investasi Saham Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.939, Konflik Timur Tengah Menekan
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000, Buyback Ikut Turun
Harga Emas Dunia Melemah, Investor Menanti Data Inflasi AS
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Nonton Drama Dapat DANA?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Cek Daftarnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS Pagi Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:00 WIB

TEI 2026 Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Tarif Listrik Oktober 2026: Daftar Harga per kWh PLN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:00 WIB

IHSG Melemah, Investor Cermati Investasi Saham Indonesia

Berita Terbaru

Harga emas Antam turun Rp13 ribu menjadi Rp2.561.000 per gram pada Kamis (15/10).(Foto : CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Cek Daftarnya

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:00 WIB

Rupiah melemah 0,25 persen ke level Rp17.948 per dolar AS akibat tekanan inflasi Amerika Serikat.(Foto : CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS Pagi Ini

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:00 WIB

Pelatihan ekspor bagi UMKM agar bisa menembus pasar global di TEI 2026. ( Foto istimewa)

Ekonomi

TEI 2026 Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Indonesia

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:00 WIB

Konsumsi makanan bergizi terutama saat sarapan untuk memulai hari. (Foto: Unsplash/Ben Kolde)

Kesehatan

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:00 WIB

Libra, Aquarius, Gemini, dan Aries masuk dalam daftar empat zodiak yang diprediksi memiliki peluang finansial pada Oktober 2026.(Foto : freepik)

Entertainment

4 Zodiak Berpeluang Keluar dari Masalah Keuangan Oktober 2026

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:00 WIB