Dampak Kesepakatan Tarif AS Dengan Negara Lain,Rupiah Melemah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing(Foto Antara)

Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing(Foto Antara)

inBrita .com,Lukman Leong, analis mata uang dan komoditas Doo Financial Futures mengatakan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS melemah terkait pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikarenakan imbas kesepakatan tarif Dengan sejumlah negara.

Nilai rupiah diprediksi akan melemah terhadap dolar AS yang menguat cepat merespons pernyataan Trump akan potensi kesepakatan tarif dengan India, Korea, Jepang dan China,” ujarnya dikutip ANTARA di Jakarta, Jumat.

Kesepakatan dengan negara-negara tersebut diharapkan akan mampu mengendalikan resesi pada ekonomi AS.Presiden di Peterson Institute for International Economics (PIIE) Adam Posen baru-baru ini risiko resesi AS sebesar 65 persen, terkait ketidakpastian kebijakan AS.

Peneliti senior nonresiden di PIIE Gary Clyde Hufbauer juga menilai resesi akan terjadi pada pertengahan tahun ini, seiring dugaannya terhadap sentimen konsumen atas ketidakpastian dunia usaha akan membebani kinerja kuartal II-2025 ekonomi AS.

The Kobeissi Letter, sebuah publikasi finansial, turut mencatatkan bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) awal pada kuartal I-2025 tercatat negatif 0,3 persen, jauh di bawah ekspektasi 0,3 persen. Hal ini menandakan angka PDB negatif terendah dan pertama sejak kuartal II-2022, yang berarti kontraksi PDB di AS telah dimulai dan berbagai indikator kini menunjukkan resesi menjadi skenario dasar pada tahun 2025.

“Fokus investor saat ini lebih besar pada perkembangan seputar tarif,” ucap Lukman.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Jumat pagi di Jakarta melemah sebesar 25 poin atau 0,15 persen menjadi Rp16.602 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.577 per dolar AS.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta
IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:00 WIB

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB