Ketua TP PKK Kerinci Hadiri Rakornas Posyandu 2025 di Jakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti, menghadiri Rakornas Posyandu 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti, menghadiri Rakornas Posyandu 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Jakarta , iNBrita.com – Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Kerinci, Novra Wenti, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Acara ini diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri bersama Posyandu Tim Pembina Pusat dan diikuti seluruh Ketua TP Posyandu Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Rakornas Posyandu 2025 mengusung tema “Penguatan Peran Posyandu dalam Mendukung Indonesia Emas 2045.

Enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM),  kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Novra Wenti menyampaikan, keikutsertaan Kabupaten Kerinci dalam Rakornas menjadi momentum penting untuk memperkuat Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

” Rakornas ini sangat strategis. Kami menerima arahan langsung dari pemerintah pusat dan menyatukan langkah agar program Posyandu di daerah berjalan maksimal, terutama untuk mencegah stunting, meningkatkan gizi balita, serta menjaga kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Bersama seluruh kader Posyandu Kabupaten Kerinci, Novra menegaskan komitmen untuk memperkuat pelayanan di lapangan dengan pendekatan inovatif dan kolaboratif.

“Kami akan meningkatkan kapasitas kader, memaksimalkan sarana dan prasarana, serta memperkuat kerja sama lintas sektor. Dengan demikian, Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya optimis.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB