DPRD dan Pemkot Sepakati PROPEMPERDA 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, memimpin Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi atas Ranperda APBD 2026 dan penetapan PROPEMPERDA 2026, Jum’at (28/11).

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, memimpin Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi atas Ranperda APBD 2026 dan penetapan PROPEMPERDA 2026, Jum’at (28/11).

Sungai  Penuh, iNBrita.com —  DPRD Kota Sungai Penuh menggelar Rapat Paripurna untuk menyampaikan pendapat akhir fraksi-fraksi terkait Ranperda APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2026. Rapat ini juga menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2026, Jum’at (28/11).

Ketua DPRD, Hutri Randa, S.Sos., MM, memimpin rapat. Walikota Alfin, SH, Wakil Walikota Azhar Hamzah, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh anggota DPRD hadir.

Setiap fraksi menyampaikan pendapat akhir mereka. Fraksi-fraksi menekankan agar APBD berpihak pada kebutuhan masyarakat. Mereka menyoroti sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Mereka juga menekankan pembangunan infrastruktur prioritas, efisiensi belanja, optimalisasi pendapatan, dan peningkatan layanan publik.

DPRD menyepakati Ranperda APBD 2026 menjadi Perda. Pemerintah daerah akan mengevaluasi rancangan ini sesuai ketentuan perundang-undangan.

DPRD dan Pemerintah Kota Sungai Penuh menetapkan PROPEMPERDA Tahun 2026 sebagai panduan pembentukan regulasi daerah. Regulasi ini mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat. DPRD mempertimbangkan usulan perangkat daerah, mengevaluasi peraturan yang ada, dan menyesuaikan regulasi baru dengan kebijakan nasional.

Dengan disahkannya pendapat akhir fraksi atas Ranperda APBD 2026 dan penetapan PROPEMPERDA 2026, DPRD menegaskan komitmen mereka untuk mendukung pembangunan daerah secara terarah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(ES*)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan
Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan
Bamus Jadwalkan PAW Anggota DPRD Sungai Penuh 2024–2029
Wako Alfin Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi
UPTD PPA Sungai Penuh Dampingi Eksekusi Hak Asuh Anak
Wako Alfin Perkuat Komitmen HAM Bersama Menteri Natalius Pigai
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi Perkuat Pengawasan
Diklatcab HIPMI Dorong Pengusaha Muda Tingkatkan Daya Saing
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Bamus Jadwalkan PAW Anggota DPRD Sungai Penuh 2024–2029

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Wako Alfin Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UPTD PPA Sungai Penuh Dampingi Eksekusi Hak Asuh Anak

Berita Terbaru

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 kembali digelar untuk menjaring generasi muda berbakat.(Foto : Ist)

KERINCI

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 Resmi Kembali Digelar

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:00 WIB

Siti Nurbaya Food, UMKM binaan KAI Divre II Sumbar, meraih penghargaan Terbaik II IHYA 2026 kategori industri makanan halal

Kuliner

Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:00 WIB

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB