BNN Tangkap Dewi Astutik Otak Sabu Lima Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dewi Astutik: (Dok Istimewa)

Foto Dewi Astutik: (Dok Istimewa)

Jakarta, iNBrita.com – BNN menangkap Dewi Astutik, buronan dalam kasus narkoba sejak 2024, di negara  Kamboja pada 1 Desember 2025. Dewi telah  mengendalikan penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun di perairan Karimun, Kepulauan Riau, pada pertengahan 2025. Warga Thailand, Chancai, mengoperasikan kapal MT Sea Dragon Tarawa yang membawa sabu itu dan kini menjadi buronan internasional.

Selain menangkap Dewi, aparat juga telah  menyita beberapa  dokumen penting, komunikasi jaringan narkoba, dan barang bukti lain. Langkah ini membantu BNN menelusuri jaringan internasional lebih luas serta mencegah potensi penyelundupan berikutnya.

BNN menemukan Dewi di Phnom Penh melalui intelijen dan langsung membawanya ke Jakarta untuk diperiksa. Komjen Marthinus Hukom, mantan Kepala BNN, menyatakan Dewi memimpin jaringan internasional di Asia Tenggara dan mengerahkan empat WNI yang sebelumnya ditangkap untuk menyelundupkan narkotika sebagai bagian dari operasinya.

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, menjelaskan aparat kesulitan menangkap Dewi karena ia sering berpindah negara dan aktif dalam jaringan narkoba internasional, termasuk Golden Triangle. BNN memperoleh informasi intelijen pada 17 November 2025 dan, bekerja sama dengan Interpol serta pihak berwenang Kamboja, aparat menangkap Dewi di Sihanoukville dan langsung membawanya ke Jakarta.

Dewi sering mengubah penampilan untuk menghindari aparat. Tetangganya di Ponorogo, Jawa Timur, menceritakan Dewi kerap mengganti gaya rambut dan pakaian. Pada 2023, Dewi berpamitan akan bekerja di Kamboja setelah Lebaran dan menyatakan kebingungan dengan kehidupannya di rumah.

Selain buron di Indonesia, Dewi juga menjadi buronan di Korea Selatan karena merekrut jaringan perdagangan narkotika Asia-Afrika. Penangkapan Dewi dan penggagalan penyelundupan 2 ton sabu itu diperkirakan menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari bahaya narkoba.

BNN menegaskan kerja sama internasional telah  membantu aparat menangkap buronan yang mengelabui pihak berwenang bertahun-tahun. Penangkapan Dewi membuktikan aparat berhasil koordinasi lintas negara untuk memerangi perdagangan narkotika berskala internasional. Aparat juga menyatakan akan terus membongkar jaringan serupa dan meningkatkan pengawasan di perairan rawan penyelundupan.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global
Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru

Bola ubi isi cokelat dan getuk ubi keju, camilan praktis yang lezat. ( Foto AI INBRITA)

Kuliner

Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven

Jumat, 23 Okt 2026 - 05:00 WIB

Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, M.M., Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Nasional

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi peringatan vitamin anak palsu yang beredar online.(Foto AI INBRITA)

Kesehatan

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Jumat, 23 Okt 2026 - 02:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Uncategorized

Prabowo Dorong Pemerataan Kekayaan Ekonomi Indonesia

Jumat, 23 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi Puppy Merge, game penghasil uang dengan klaim saldo DANA.

Teknologi

Puppy Merge Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo DANA Cair?

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB