Kemlu Jelaskan Alasan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kemlu RI

Gedung Kemlu RI

Jakarta, iNBrita.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan bahwa Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BOP) untuk mendorong penghentian kekerasan dan meningkatkan perlindungan warga sipil di wilayah konflik tersebut.

Dorong Penghentian Kekerasan di Gaza

Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia berfokus pada upaya kemanusiaan, khususnya menghentikan kekerasan dan memperluas akses bantuan bagi warga Palestina di Gaza.

“Indonesia bergabung dalam Board of Peace untuk mendorong penghentian kekerasan, melindungi warga sipil, serta memastikan bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan dengan baik,” ujar Nabyl dalam konferensi pers daring, Kamis (22/6/2026).

Ia menambahkan bahwa BOP berfungsi sebagai mekanisme sementara yang dirancang untuk meredam eskalasi konflik dan melindungi masyarakat sipil.

Tak Ada Kewajiban Setor Dana Rp 16,9 Triliun

Menanggapi isu kewajiban pembayaran dana sebesar 1 miliar dolar AS bagi anggota permanen, Kemlu memastikan tidak ada keharusan finansial bagi Indonesia.

Nabyl menegaskan bahwa hingga kini belum ada pembahasan terkait kewajiban pembayaran tersebut, terutama bagi negara yang bergabung dengan status keanggotaan terbatas selama tiga tahun.

“Keanggotaan nonpermanen tidak mensyaratkan pembayaran dana. Sampai saat ini, Indonesia tidak memiliki kewajiban finansial dalam BOP,” jelasnya.

Dukung Proses yang Diendorse Dewan Keamanan PBB

Kemlu menekankan bahwa partisipasi Indonesia dalam BOP bertujuan mendukung proses perdamaian yang mendapat dukungan Dewan Keamanan PBB.

Melalui mekanisme ini, Indonesia ingin memperkuat upaya menuju kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara (two-state solution), hukum internasional, dan resolusi PBB.

Sejalan Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif

Nabyl menjelaskan bahwa BOP merupakan inisiatif antarpemerintah yang memiliki legitimasi internasional. Oleh karena itu, keikutsertaan Indonesia tetap berada dalam koridor kebijakan luar negeri nasional.

“Langkah ini konsisten dengan prinsip Indonesia yang selama ini memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur hukum internasional,” ujarnya.

Tidak Terkait Negosiasi Tarif AS

Kemlu juga membantah anggapan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam BOP berkaitan dengan negosiasi tarif perdagangan dengan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump.

Nabyl menegaskan bahwa keputusan tersebut murni didorong oleh mandat kemanusiaan dan komitmen jangka panjang Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

“Ini bukan isu ekonomi atau tarif. Ini adalah mandat kemanusiaan dan wujud komitmen Indonesia sesuai Piagam PBB dan politik luar negeri bebas aktif,” tegasnya.

Masa Jabatan dan Aturan Keanggotaan BOP

Sebelumnya, draf Piagam Dewan Perdamaian Gaza menyebutkan bahwa setiap negara anggota memiliki satu suara dalam pengambilan keputusan. Dewan menetapkan keputusan berdasarkan suara mayoritas, namun tetap memerlukan persetujuan ketua dewan.

Piagam tersebut juga mengatur masa keanggotaan maksimal tiga tahun dan dapat diperpanjang. Ketentuan ini tidak berlaku bagi negara yang memberikan kontribusi dana tunai lebih dari 1 miliar dolar AS pada tahun pertama pemberlakuan piagam.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB