Rupiah Naik Seiring Kekhawatiran Pasar Global Meninggi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaran uang rupiah dari nilai nominal terbesar hingga terkecil (Foto:Dokumentasi Bank Indonesia)

Lembaran uang rupiah dari nilai nominal terbesar hingga terkecil (Foto:Dokumentasi Bank Indonesia)

Jakarta, iNBrita.com  – Rupiah menguat tipis terhadap dolar AS, naik 0,08 persen atau 14 poin menjadi Rp16.768 per dolar AS, menurut data Bloomberg.

Pelaku pasar tetap hati-hati menjelang pertemuan The Fed pada Rabu besok. Sebagian besar analis memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga di awal tahun ini.

Penguatan rupiah juga dipicu kekhawatiran investor terhadap dinamika politik AS. Perselisihan antara Presiden Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell menimbulkan pertanyaan soal independensi bank sentral. Beberapa anggota Senat Demokrat menolak RUU pendanaan pemerintah, memunculkan risiko penutupan pemerintahan. Trump kembali mengancam Korea Selatan dengan tarif perdagangan 25 persen karena menunda implementasi kesepakatan perdagangan baru. Ketegangan geopolitik di Iran dan Timur Tengah semakin meningkatkan kewaspadaan pasar.

Di dalam negeri, pemerintah menghadapi tantangan besar dalam pembiayaan tahun 2026. Pemerintah menargetkan utang netto Rp832,21 triliun, tetapi membutuhkan utang bruto Rp1.650 triliun untuk menutup defisit anggaran dan melunasi utang lama. Ketidakpastian ekonomi makro dan pasar global membuat investor, khususnya asing, sangat berhati-hati. Pemerintah juga menghadapi tekanan karena investor menilai kebijakan fiskal kurang konservatif.

Analis pasar Ibrahim Assuaibi menekankan bahwa investor terus mengawasi risiko politik internasional dan kondisi domestik, karena faktor ini bisa memengaruhi pergerakan rupiah dan minat investor terhadap aset Indonesia.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB