Rupiah Melemah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai tukar rupiah tertekan seiring kenaikan tajam harga minyak dan meningkatnya permintaan dolar AS di pasar domestik.

Nilai tukar rupiah tertekan seiring kenaikan tajam harga minyak dan meningkatnya permintaan dolar AS di pasar domestik.

Jakarta, iNBrita.com – Rupiah stagnan di Rp17.383/US$ pada pembukaan Kamis (30/4/2026) di pasar NDF. Sebelumnya, rupiah melemah 0,6% di penutupan.

Pelemahan terjadi setelah pasar merespons rencana perluasan Selat Hormuz oleh Presiden AS Donald Trump.

Lonjakan Harga Minyak

Sementara itu, harga minyak Brent melonjak 6,08% ke US$118,03 per barel (07:03 WIB).

Akibatnya, tekanan terhadap rupiah meningkat.

Dolar Melemah, Tekanan Tetap Ada

Di sisi lain, indeks dolar AS turun 0,11% ke 98,85. Namun, dampaknya terbatas.

Pasalnya, lonjakan harga minyak lebih dominan memengaruhi pasar.

Mata Uang Asia Beragam

Selanjutnya, mata uang Asia bergerak campuran. Won Korea Selatan, yen Jepang, dolar Singapura, yuan offshore, dan dolar Hong Kong menguat tipis.

Sebaliknya, baht Thailand dan ringgit Malaysia melemah hingga 0,21%.

Tekanan dari Dalam Negeri

Lebih lanjut, pasar melihat Indonesia sebagai pengimpor minyak. Karena itu, kenaikan harga minyak meningkatkan risiko:

  • Neraca perdagangan
  • Subsidi energi
  • Inflasi
  • Kebutuhan valas

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menyebut permintaan dolar naik. Terutama, untuk impor, dividen, dan biaya logistik.

Selain itu, faktor musiman dan kekhawatiran fiskal ikut menekan rupiah.

Rekor Lemah dan Aksi Jual

Pada perdagangan sebelumnya, rupiah sempat menyentuh Rp17.330/US$, level terendah sepanjang masa.

Sejalan dengan itu, investor melepas obligasi. Yield naik di hampir semua tenor:

  • 1 tahun: 6%
  • 2 tahun: 6,16%
  • 5 tahun: 6,74%
  • 6 tahun: 6,72%
  • 10 tahun: 6,83%

Dalam kondisi ini, sentimen risk-off membuat SUN makin sensitif.

Katalis yang Dibutuhkan

Oleh karena itu, rupiah butuh dukungan:

  • Dana asing masuk ke SBN dan SRBI
  • Komunikasi fiskal yang kredibel
  • Subsidi energi terkendali
  • Devisa ekspor masuk ke dalam negeri

Jika tidak, penguatan hanya bersifat sementara.

Proyeksi Rupiah

Dengan demikian, rupiah diperkirakan bergerak terbatas. Arah utamanya, masih melemah di Rp17.250–Rp17.350/US$.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta
IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:00 WIB

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB