Jakarta, iNBrita.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) segera mengumumkan jabatan Joko Widodo dalam struktur kepengurusan partai. Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menyampaikan informasi tersebut di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Grace belum mengungkap jabatan yang akan ditempati Jokowi. Ia meminta masyarakat menunggu keputusan partai dalam waktu dekat.
Ketika wartawan menanyakan peluang Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, Grace menyatakan keinginannya agar mantan Presiden itu menduduki posisi tersebut.
“Kalau maunya saya sih gitu. Jadi tunggu saja, mungkin dalam waktu dekat,” ujar Grace.
Grace mengapresiasi keputusan Jokowi bergabung dengan PSI. Ia mengatakan Jokowi memiliki banyak pilihan untuk bergabung dengan partai yang lebih besar, tetapi mantan Presiden itu justru memilih PSI.
“Kita bersyukur sekali. Pak Jokowi, saya yakin banyak yang memberikan karpet merah, tetapi beliau memilih partai kecil yang belum pernah lolos ke Senayan,” kata Grace.
Jokowi juga meminta PSI memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa. Grace menilai pesan tersebut mendorong kader PSI untuk memperluas kerja organisasi dan memperkuat basis partai.
Grace kemudian menanggapi pernyataan Jokowi yang menyebut banyak pihak mulai memperhatikan PSI meskipun partai tersebut masih tergolong kecil. Ia menghubungkan pernyataan itu dengan pembahasan mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Jokowi Bergabung dengan PSI
Jokowi menyatakan dirinya telah bergabung dengan PSI ketika menghadiri Rakorda PSI di Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Dalam acara tersebut, Jokowi menyampaikan keyakinannya bahwa PSI mampu berkembang menjadi partai besar. Ia juga menyoroti perhatian yang mulai muncul terhadap partai tersebut.
“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak ketakutan. Wong sama partai baru kok takut,” ujar Jokowi.
Jokowi menilai PSI memiliki peluang untuk berkembang meskipun masih menghadapi perjalanan panjang. PSI selanjutnya akan menyampaikan posisi Jokowi dalam struktur kepengurusan partai kepada publik.
(eny)









