Sungai Penuh, iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mendatangi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dalam kunjungan itu, Alfin mengecek langsung kondisi sejumlah ruangan dan memantau kehadiran pegawai serta personel BPBD.
Setelah melakukan pengecekan, Alfin mengajak jajaran pegawai dan staf BPBD berdiskusi. Ia menyampaikan sejumlah arahan, terutama mengenai kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Alfin meminta seluruh personel BPBD meningkatkan kesiapan dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa bencana dapat terjadi kapan saja sehingga personel harus mampu bergerak cepat dan memberikan respons yang tepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Seluruh personel harus selalu siap siaga. Ketika sewaktu-waktu dibutuhkan, kita harus mampu memberikan respons dengan cepat,” ujar Alfin.
Alfin juga meminta jajaran BPBD lebih cermat menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia mengingatkan personel agar tidak langsung mempercayai informasi, khususnya informasi yang berkaitan dengan kebencanaan.
Ia meminta personel memeriksa dan memverifikasi setiap informasi sebelum menyampaikannya kepada masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut dapat mencegah penyebaran informasi keliru yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar di media sosial. Harus dikroscek terlebih dahulu, mana informasi yang benar, mana yang hanya opini, dan mana yang hoaks,” tegasnya.
Alfin menilai personel BPBD harus mampu menyaring informasi secara cermat. Ia menekankan bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, terutama ketika menghadapi bencana atau potensi bencana.
Karena itu, Alfin mendorong jajaran BPBD Kota Sungai Penuh meningkatkan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan koordinasi. Ia juga meminta personel memastikan kebenaran setiap informasi sebelum menyampaikannya kepada masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Alfin meminta personel BPBD meningkatkan kesiapsiagaan, bergerak cepat saat menghadapi kondisi darurat, dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
(eny)









