ASN Meninggal Saat Latihan Komcad, Ini Respons Mendagri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito Karnavian usai menutup Latsarmil Komcad ASN Gol II di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa 29/9/2026   (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Mendagri Tito Karnavian usai menutup Latsarmil Komcad ASN Gol II di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa 29/9/2026 (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, iNBrita.com  — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) setelah seorang ASN meninggal dunia saat mengikuti pelatihan tersebut.

Tito mengatakan pemerintah perlu memperhatikan kondisi kesehatan setiap peserta sejak proses seleksi hingga pelaksanaan latihan. Ia juga mengingatkan ASN yang memiliki riwayat penyakit agar tidak memaksakan diri mengikuti Komcad jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

“Kalau memang merasa memiliki penyakit, jangan dipaksakan untuk ikut,” ujar Tito di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Tito menyampaikan pernyataan itu setelah ASN Kementerian Ekonomi Kreatif, Vanreko Varkas Bagaskara, meninggal dunia ketika mengikuti Latsarmil Komcad ASN K/L Gelombang 2 Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menurut Tito, kondisi kesehatan yang sudah dimiliki seseorang sebelum mengikuti pelatihan bisa menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap calon peserta Komcad harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti program tersebut.

Tito juga mengingatkan bahwa masyarakat, termasuk ASN, mengikuti Komcad secara sukarela. Karena itu, ia meminta calon peserta mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kemampuan fisiknya sebelum mendaftar.

Pemerintah, lanjut Tito, perlu menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki proses rekrutmen sekaligus pelaksanaan latihan.

“Ini menjadi bahan evaluasi, baik dalam rangka rekrutmen maupun materi pelatihannya,” kata Tito.

Vanreko Kehilangan Kesadaran Saat Latihan

Vanreko mulai mengalami gangguan kesehatan ketika mengikuti rangkaian Latsarmil pada Jumat (25/9/2026).

Kepala RSAU dr. Esnawan Antariksa, Kolonel Kes dr. Iman Fathurrohman, menjelaskan bahwa Vanreko mengeluhkan pandangan gelap dan pusing sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, Vanreko baru menyelesaikan sesi pertama latihan dan hendak mengikuti sesi berikutnya. Kondisinya kemudian memburuk hingga ia kehilangan kesadaran.

Tim kesehatan yang berjaga di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama. Petugas menemukan tekanan darah Vanreko turun dan suhu tubuhnya meningkat.

Kondisi tersebut mengarah pada dugaan heatstroke akibat paparan cuaca dan kelelahan fisik. Tim medis kemudian melakukan pendinginan, memberikan cairan melalui infus, serta memberikan terapi oksigen.

Petugas selanjutnya membawa Vanreko ke IGD RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kondisi Vanreko Terus Memburuk

Setelah tiba di rumah sakit, tim dokter spesialis langsung memeriksa dan menangani Vanreko. Tim medis memantau kondisi hemodinamik, fungsi organ, serta kebutuhan bantuan pernapasannya.

Namun, kondisi Vanreko kembali memburuk pada Sabtu (26/9/2026) dini hari. Sekitar pukul 04.30 WIB, ia mengalami kejang berulang dan mengalami penurunan kesadaran.

Tim medis kemudian merujuk Vanreko ke RSPAD Gatot Soebroto menggunakan ambulans berstandar ICU. Tim medis dan personel POM AU turut mendampingi proses rujukan tersebut.

Vanreko tiba di IGD RSPAD Gatot Soebroto sekitar pukul 11.30 WIB. Dokter kemudian melakukan CT scan kepala dan memberikan perawatan intensif di ruang ICU.

Tim medis gabungan dari Pusdikkes, RSAU dr. Esnawan Antariksa, dan RSPAD Gatot Soebroto terus melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Vanreko.

Namun, kondisi Vanreko tidak kunjung membaik. Setelah menjalani perawatan intensif, Vanreko akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kini mendorong pemerintah untuk mengevaluasi proses seleksi kesehatan peserta serta materi dan pelaksanaan latihan Komcad agar aspek keselamatan peserta mendapat perhatian lebih besar.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Palembang, Speedboat Sungai Musi Tetap Beroperasi
Subsidi Energi 2027 Capai Rp261,5 Triliun, DPR Soroti Penyaluran
Penempatan Manajer KDKMP Jauh? Zulhas Beri Solusi
Komisi II DPR Bentuk Panja Revisi UU Pemilu
Pedagang Seblak Gugat Aturan Sertifikasi Halal ke MK
KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Bengkulu, Ini Kasusnya
Dua Kesalahan Thom Haye Warnai Laga Indonesia Malaysia
Beruang Hitam Muncul di Muara Enim, BKSDA Bertindak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kabut Asap Palembang, Speedboat Sungai Musi Tetap Beroperasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:00 WIB

Subsidi Energi 2027 Capai Rp261,5 Triliun, DPR Soroti Penyaluran

Rabu, 30 September 2026 - 15:00 WIB

ASN Meninggal Saat Latihan Komcad, Ini Respons Mendagri

Rabu, 30 September 2026 - 06:00 WIB

Penempatan Manajer KDKMP Jauh? Zulhas Beri Solusi

Rabu, 30 September 2026 - 05:00 WIB

Komisi II DPR Bentuk Panja Revisi UU Pemilu

Berita Terbaru

Emas batangan, salah satu investasi yang cocok untuk pemula (Foto: Pexels/Robert Lens)

Ekonomi

Harga Emas Turun, Simak Peluang dan Risiko Investasi.

Kamis, 1 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kabut asap menyelimuti Sungai Musi, Palembang, sementara speedboat tetap melayani penumpang.

Nasional

Kabut Asap Palembang, Speedboat Sungai Musi Tetap Beroperasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 04:00 WIB

The all-new Seltos (Foto: KIA Indonesia)

Teknologi

Kia Hadirkan Tiga SUV Terbaru di GIIAS Semarang

Kamis, 1 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi Kode Redeem FF terbaru 1 Oktober 2026 dengan karakter Free Fire dan berbagai hadiah menarik.

Game

Kode Redeem FF Terbaru 1 Oktober 2026 Gratis

Kamis, 1 Okt 2026 - 02:00 WIB

Guru Besar Universitas Pertamina Iman Kartolaksono Reksowardojo saat membahas pengembangan teknologi kendaraan untuk mendukung penggunaan biodiesel B50.(Foto : Tangkapan Layar Youtube CNN Indonesia TV)

Teknologi

Indonesia Siapkan Mesin Kendaraan Khusus untuk Biodiesel B50

Kamis, 1 Okt 2026 - 01:00 WIB