Sungai Penuh, iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. bersama Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Dusun Koto Pinang, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Hamparan Rawang, Rabu (30/9).
Alfin bersama rombongan mendatangi lokasi kebakaran untuk melihat langsung kondisi korban kebakaran dan lingkungan yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, Alfin juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mereka setelah musibah.
Alfin mengatakan, Pemerintah Kota Sungai Penuh memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang terdampak kebakaran. Pemerintah daerah berupaya membantu memenuhi kebutuhan warga setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang akibat musibah tersebut.
“Bantuan ini kami berikan untuk membantu meringankan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Alfin.
Selain menyerahkan bantuan, Alfin mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia meminta warga memperhatikan penggunaan peralatan listrik, kompor, dan sumber api lainnya di rumah maupun lingkungan sekitar.
“Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan penggunaan listrik serta sumber api untuk mencegah terjadinya kebakaran,” katanya.
Alfin juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan saling mengingatkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan bersama untuk mengurangi risiko terjadinya musibah.
Pemerintah Kota Sungai Penuh menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut terdiri atas paket logistik, paket makanan, paket keluarga, paket kesehatan, serta bahan-bahan bangunan.
Alfin menyerahkan bantuan tersebut secara langsung kepada warga di lokasi kebakaran. Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap bantuan itu dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa pemulihan dan mendukung perbaikan tempat tinggal yang terdampak.
Melalui kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga dapat melihat langsung kondisi masyarakat sehingga kebutuhan warga pascakebakaran dapat menjadi perhatian dalam penanganan selanjutnya.
(eny)









