Sungai Penuh, iNBrita.com — Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, S.Sos., M.H., menggelar kegiatan reses di Kelurahan Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh. Dalam kegiatan tersebut, Hardizal bertemu langsung dengan ratusan warga untuk mendengar berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi.
Kegiatan itu turut dihadiri Camat Sungai Penuh, Kabid Bina Marga, Kabid Perkim Dinas PUPR, serta perwakilan Dinas Pertanian dan Dinas Sosial. Kehadiran unsur pemerintah daerah tersebut ikut mendukung jalannya dialog antara masyarakat dan wakil rakyat.
Warga Sampaikan Beragam Aspirasi
Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan. Mereka membahas kebutuhan pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, kesejahteraan sosial, hingga pelayanan publik.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menyampaikan kondisi dan kebutuhan di lingkungan masing-masing. Mereka berharap pemerintah memperhatikan usulan tersebut dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Sungai Penuh.
Hardizal mengatakan reses menjadi bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, ia dapat mengetahui persoalan yang berkembang sekaligus menerima masukan sebagai bahan dalam pembahasan pembangunan.
“Reses ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan, baik terkait infrastruktur, pertanian, kesejahteraan sosial maupun pelayanan publik, akan kami tampung dan perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” ujar Hardizal.
Dorong Sinergi dalam Pembangunan
Hardizal menilai pembangunan daerah membutuhkan kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga penting agar program yang disusun pemerintah sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia juga berharap masyarakat terus menyampaikan masukan melalui jalur yang tersedia. Dengan komunikasi yang baik, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Aspirasi Jadi Bahan Pembahasan
Hardizal menegaskan bahwa setiap masukan yang muncul dalam reses akan menjadi bahan bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembahasan program pembangunan.
“Suara masyarakat harus benar-benar didengar dan diperjuangkan. Kami berharap aspirasi yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat dikawal dan ditindaklanjuti melalui program serta kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang bagi Hardizal untuk menerima langsung masukan masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah. Berbagai usulan yang disampaikan warga selanjutnya dapat menjadi bahan dalam pembahasan pembangunan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
(eny)









