Harga Emas Dunia Naik, Simak Prediksi Harga Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia menguat 0,82 persen pada perdagangan Kamis (8/10/2026),(Foto : Bloomberg)

Harga emas dunia menguat 0,82 persen pada perdagangan Kamis (8/10/2026),(Foto : Bloomberg)

Jakarta, iNBrita.com – Harga emas dunia menguat pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Aksi bargain hunting atau pembelian saat harga melemah mendorong investor kembali memburu logam mulia tersebut.

Berdasarkan data perdagangan pasar spot, harga emas ditutup pada level US$ 4.144,6 per troy ons. Angka tersebut naik 0,82 persen dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Sebelum mencatatkan penguatan, harga emas sempat terkoreksi lebih dari 1 persen pada Rabu (7/10/2026). Jika melihat pergerakan dalam sepekan, harga emas masih melemah 0,85 persen. Sementara itu, dalam sebulan terakhir, harganya merosot hingga 5,81 persen.

Penurunan tersebut membuka peluang bagi investor untuk membeli emas pada harga yang lebih rendah. Kondisi ini mendorong pelaku pasar kembali mengakumulasi logam mulia dengan harapan harga akan pulih.

Kabar AS dan Iran Dukung Harga Emas

Selain aksi borong investor, perkembangan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran turut memengaruhi pergerakan harga emas.

Bloomberg News melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menyebut diskusi dengan Iran telah berlangsung secara produktif. Trump juga membantah kabar yang menyebut AS akan menyerang Iran sebelum Pemilu Sela.

Dalam unggahannya di media sosial, Trump menegaskan bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum Pemilu Sela yang berlangsung pada 3 November 2026.

Perkembangan tersebut membuka peluang bagi pasar untuk melihat situasi geopolitik yang lebih kondusif. Jika ketegangan di Timur Tengah mereda, harga minyak berpotensi bergerak lebih terkendali.

Penurunan tekanan harga minyak dapat membantu dunia menekan risiko inflasi. Kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi tekanan terhadap bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuan secara agresif.

Situasi ini dapat memberikan dukungan bagi harga emas. Sebagai aset yang tidak menghasilkan bunga atau non-yielding asset, emas cenderung menghadapi tekanan ketika suku bunga meningkat. Sebaliknya, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dapat meningkatkan daya tarik logam mulia.

Bank Sentral China Tambah Kepemilikan Emas

Permintaan dari bank sentral berbagai negara juga menopang harga emas dunia. Sejumlah bank sentral terus menambah cadangan emas sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset.

Bank Sentral China atau People’s Bank of China (PBoC) menjadi salah satu pembeli utama. PBoC menambah sekitar 23 ton emas pada bulan sebelumnya. Jumlah tersebut menjadi pembelian bulanan terbesar sejak 2023.

Pembelian dalam jumlah besar menunjukkan bahwa bank sentral masih memiliki minat terhadap emas. Permintaan institusional ini dapat memberikan dukungan tambahan bagi pasar, meskipun pergerakan harga tetap bergantung pada kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter.

Analisis Teknikal Harga Emas 9 Oktober 2026

Lantas, bagaimana prospek harga emas pada perdagangan Jumat (9/10/2026)? Apakah harga akan melanjutkan penguatan atau kembali mengalami koreksi?

Berdasarkan analisis teknikal pada grafik harian (daily time frame), harga emas masih berada dalam zona bearish. Indikator Relative Strength Index (RSI) periode 14 hari berada di level 40.

RSI yang berada di bawah level 50 menunjukkan bahwa tekanan jual masih membayangi pergerakan harga emas. Sementara itu, indikator Stochastic RSI periode 14 hari mencatatkan angka 33.

Kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa harga emas masih menghadapi tekanan teknikal. Meski demikian, investor tetap perlu mencermati peluang pemulihan setelah harga mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Target Resisten Harga Emas

Pada perdagangan Jumat (9/10/2026), harga emas masih berpeluang melanjutkan penguatan. Jika pembeli mampu mempertahankan momentum, harga berpotensi menguji Moving Average (MA) 10 pada level US$ 4.162 per troy ons.

Apabila harga berhasil menembus resisten tersebut, emas berpeluang bergerak menuju area US$ 4.179–4.217 per troy ons. Dalam skenario yang lebih optimistis, harga emas dapat mengejar target US$ 4.268 per troy ons.

Namun, investor perlu mencermati kemampuan harga untuk menembus setiap level resisten. Kegagalan melewati area tersebut dapat membatasi ruang penguatan dan memicu tekanan jual kembali.

Waspadai Risiko Koreksi Harga Emas

Di sisi lain, harga emas berisiko kembali melemah jika tekanan jual meningkat. Dalam skenario ini, investor dapat mencermati pivot point pada level US$ 4.115 per troy ons sebagai area penting.

Jika harga menembus level tersebut ke bawah, emas berpotensi menguji rentang US$ 4.096–4.011 per troy ons.

Tekanan jual yang semakin kuat juga dapat membawa harga menuju target pesimistis di US$ 3.952 per troy ons.

Dengan demikian, investor perlu memperhatikan pergerakan harga di sekitar level support dan resisten tersebut. Meski aksi beli saat harga melemah membuka peluang pemulihan, indikator teknikal masih menunjukkan bahwa tren bearish belum sepenuhnya berakhir.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cash Stuffing Bantu Atur Keuangan dan Hemat Pengeluaran
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Hari Ini
Tips Merawat Emas agar Harga Jual Tetap Tinggi
Rupiah Menguat, Kurs Dolar Hari Ini Jadi Sorotan
Harga Emas Antam Naik, Kini Rp2,58 Juta
Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Malah Turun
Harga Perak Antam Hari Ini Stabil Rp40.900 Gram
Rupiah Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Dunia Naik, Simak Prediksi Harga Hari Ini

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Cash Stuffing Bantu Atur Keuangan dan Hemat Pengeluaran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Hari Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Tips Merawat Emas agar Harga Jual Tetap Tinggi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Menguat, Kurs Dolar Hari Ini Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Harga emas dunia menguat 0,82 persen pada perdagangan Kamis (8/10/2026),(Foto : Bloomberg)

Ekonomi

Harga Emas Dunia Naik, Simak Prediksi Harga Hari Ini

Jumat, 9 Okt 2026 - 10:00 WIB

Cover Tasya Lagu Rebulan Bersinar Lagi (Label 3D Entertaiment)

Entertainment

Rembulan Bersinar Lagi, Tasya Hidupkan Karya Mansyur S

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:00 WIB

Gitaris Avenged Sevenfold, Zacky Vengeance dalam sebuah konser. (Foto: Instagram/@avengedsevenfold)

Entertainment

Angka 6661 dan Sejarah Avenged Sevenfold

Jumat, 9 Okt 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi longsor ( Foto AI)

Uncategorized

Longsor Tambang Emas Solok Selatan Tewaskan Empat Pekerja

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi metode cash stuffing untuk mengatur dan membatasi pengeluaran berdasarkan kebutuhan. ( Foto inbrita)

Ekonomi

Cash Stuffing Bantu Atur Keuangan dan Hemat Pengeluaran

Jumat, 9 Okt 2026 - 06:00 WIB