Menteri LH Tegaskan Pemerintah Serius Tangani Karhutla Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menegaskan pemerintah terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia memastikan berbagai instansi dan unsur masyarakat bekerja sama untuk mengatasi kebakaran tersebut.

Jumhur membantah anggapan bahwa pemerintah mengabaikan penanganan karhutla. Menurut dia, seluruh pihak terus mengerahkan kemampuan untuk memadamkan api.

“Semua kekuatan sedang bekerja untuk memadamkan api. Jadi, tidak benar kalau seolah-olah kita abai,” kata Jumhur kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Pemerintah Libatkan Berbagai Instansi

Jumhur menjelaskan, pemerintah melibatkan berbagai pihak dalam penanganan karhutla. Mereka terdiri atas pemerintah kabupaten dan provinsi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni, Kementerian Lingkungan Hidup, kepolisian, TNI, serta komunitas masyarakat.

Selain memadamkan api, pemerintah juga menindak pihak-pihak yang diduga sengaja membakar lahan. Langkah ini bertujuan untuk menegakkan hukum sekaligus mencegah kebakaran serupa.

Jumhur menyebut aparat telah menetapkan puluhan orang sebagai tersangka. Selain itu, pemerintah telah menyegel 68 perusahaan pemilik konsesi untuk menjalani proses verifikasi.

Pemerintah Verifikasi 68 Perusahaan

Jumhur menegaskan, pemerintah perlu memeriksa setiap kasus kebakaran di wilayah konsesi perusahaan. Pemeriksaan tersebut harus memperhatikan prinsip strict liability atau pertanggungjawaban mutlak.

Melalui verifikasi, pemerintah ingin membedakan perusahaan yang diduga sengaja membakar lahan dengan perusahaan yang lahannya terdampak kebakaran.

Jumhur mencontohkan, petugas perlu menelaah kebakaran di lahan konsesi yang belum dibuka secara berbeda dari kebakaran di area perkebunan yang sudah ditanami kelapa sawit.

Dengan demikian, pemerintah dapat menilai setiap kasus berdasarkan kondisi lahan dan bukti yang ditemukan.

60 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa lebih dari 60.000 personel gabungan mendukung operasi pemadaman karhutla melalui jalur darat.

Pemerintah memusatkan pengerahan personel di sejumlah daerah yang membutuhkan penanganan, terutama Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan.

Teddy mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai jumlah personel dan perkembangan penanganan karhutla dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dalam laporan tersebut, pemerintah masih melakukan pemadaman di lahan seluas sekitar 639 hektare. Area itu tersebar di enam provinsi, terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Pemerintah terus mengerahkan personel dan berbagai unsur terkait untuk menangani kebakaran tersebut. Selain memadamkan api, pemerintah juga menindak dugaan pembakaran lahan dan memeriksa perusahaan yang wilayah konsesinya terdampak karhutla.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Bali M4,9 Hari Ini, BMKG Ungkap Lokasi Pusat Gempa
Menhut Raja Juli Pantau Karhutla, Hotspot Kalsel Turun
DPR Desak Karhutla Ditetapkan sebagai Bencana Nasional
Karhutla Sumatra dan Kalimantan, 1.085 Hotspot Terdeteksi
Karhutla Kalimantan dan Sumsel Sulit Padam, Asap Mengancam
Mendagri Desak Pemda Kendalikan Kenaikan Harga Pangan
BMKG Peringatkan Kekeringan, Hemat Air Oktober 2026
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Gempa Bali M4,9 Hari Ini, BMKG Ungkap Lokasi Pusat Gempa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Menteri LH Tegaskan Pemerintah Serius Tangani Karhutla Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Menhut Raja Juli Pantau Karhutla, Hotspot Kalsel Turun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

DPR Desak Karhutla Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Karhutla Sumatra dan Kalimantan, 1.085 Hotspot Terdeteksi

Berita Terbaru

Cristiano Ronaldo memakai syal dengan lambang bendera Arab Saudi. (REUTERS/Stringer)

Internasional

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Rabu, 14 Okt 2026 - 05:00 WIB

Pusat gempa di Jembrana, Bali, 13 Oktober 2026. (BMKG)

Nasional

Gempa Bali M4,9 Hari Ini, BMKG Ungkap Lokasi Pusat Gempa

Rabu, 14 Okt 2026 - 04:00 WIB

Destinasi wisata Malaysia 2027 untuk liburan seru dan hemat bersama keluarga. ( Foto AI)

Travel

Paket Wisata Malaysia 2027: Harga, Hotel, dan Tiket

Rabu, 14 Okt 2026 - 03:00 WIB

Foto: Apple

Teknologi

iPhone 18 Pro Makin Diburu, Samsung Masih Pimpin Pasar Global

Rabu, 14 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire dengan karakter game, voucher hadiah, dan Diamond gratis.

Uncategorized

Kode Redeem Free Fire 14 Oktober 2026, Cek Hadiah Gratis

Rabu, 14 Okt 2026 - 01:00 WIB