Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Instagram @kostergubernurbali

Foto Instagram @kostergubernurbali

Jakarta, iNBrita.com — Nama Gubernur Bali, Wayan Koster, menarik perhatian publik setelah sebuah video memperlihatkan dirinya berdebat dengan seorang karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Rekaman tersebut beredar luas di media sosial dan memancing beragam tanggapan dari warganet.

Menurut laporan TribunStyle.com yang mengutip kanal YouTube Tribun Sumsel, peristiwa itu terjadi di kawasan Pesanggaran, Denpasar, pada Rabu malam, 14 Oktober 2026.

Dalam video tersebut, seorang petugas perempuan menyampaikan keberatannya terhadap kebijakan operasional SPBU yang mengharuskan stasiun pengisian bahan bakar beroperasi selama 24 jam.

Pemerintah daerah menerapkan kebijakan tersebut untuk mengantisipasi persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Namun, sejumlah pekerja menyoroti dampak aturan itu terhadap jam kerja dan beban tugas mereka.

Perbedaan pandangan antara Koster dan petugas perempuan tersebut kemudian memicu perdebatan yang menarik perhatian masyarakat. Insiden itu juga mendorong warganet membahas penerapan kebijakan pemerintah dan perlindungan hak pekerja.

Perjalanan Karier Wayan Koster

Di luar peristiwa yang menjadi perbincangan, Wayan Koster memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan, penelitian, dan politik. Politikus kelahiran Buleleng, Bali, ini memulai perjalanan profesionalnya melalui dunia akademik sebelum memasuki parlemen dan pemerintahan daerah.

Pengalaman tersebut mengantarkan Koster menuju berbagai posisi penting hingga akhirnya memimpin Provinsi Bali.

Mengawali Karier di Dunia Pendidikan

Koster mengawali perjalanan profesionalnya dengan bekerja sebagai peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada 1988–1994.

Ia juga mengajar sebagai dosen di sejumlah perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Negeri Jakarta.

Melalui kegiatan penelitian dan pengajaran, Koster membangun pengalaman akademik sebelum memperluas kiprahnya ke dunia politik. Latar belakang tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya hingga memasuki lembaga legislatif.

Menjalani Tiga Periode di DPR RI

Koster mengembangkan karier politiknya ketika masyarakat memilihnya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Ia menduduki kursi parlemen selama tiga periode berturut-turut, yakni pada 2004–2019. Selama 15 tahun bertugas, Koster menjalani berbagai kegiatan legislatif, termasuk membahas peraturan, mengawasi jalannya pemerintahan, dan membicarakan anggaran negara.

Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk memahami proses pengambilan keputusan di tingkat nasional. Setelah mengakhiri masa tugasnya di DPR RI, Koster melanjutkan perjalanan politiknya di Bali.

Memimpin Provinsi Bali Dua Periode

Masyarakat Bali memilih Koster sebagai gubernur untuk periode 2018–2023. Setelah menyelesaikan masa jabatan pertamanya, ia kembali memenangkan Pilkada 2024 dan melanjutkan kepemimpinannya untuk periode 2025–2030.

Selama memimpin Bali, pemerintah provinsi menangani berbagai persoalan, mulai dari pengembangan pariwisata, perlindungan lingkungan, pembangunan infrastruktur, hingga pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Ketersediaan BBM menjadi salah satu persoalan penting karena masyarakat, pelaku usaha, dan sektor pariwisata membutuhkan pasokan bahan bakar yang memadai.

Dalam konteks tersebut, kebijakan operasional SPBU selama 24 jam menjadi perhatian karena pemerintah berupaya menjaga pelayanan dan memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.

Kebijakan SPBU Menjadi Perhatian Publik

Kebijakan yang mengharuskan SPBU beroperasi selama 24 jam menuntut pengelola mengatur jadwal kerja dan pembagian sif karyawan secara tepat.

Pengelola SPBU perlu memastikan petugas memperoleh waktu istirahat yang cukup dan menerima hak kerja sesuai ketentuan. Pada saat yang sama, pemerintah ingin menjaga agar masyarakat tetap mendapatkan akses BBM ketika membutuhkannya.

Perdebatan yang melibatkan Koster dan petugas perempuan tersebut kemudian membuka diskusi mengenai pelaksanaan kebijakan pelayanan publik di lapangan.

Sebagian perhatian masyarakat tertuju pada upaya pemerintah menjaga ketersediaan BBM, sedangkan pembahasan lainnya menyoroti beban kerja yang harus ditanggung para petugas.

Peristiwa viral itu menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemerintah, pengelola SPBU, dan karyawan saat menerapkan kebijakan baru. Pemerintah dan pengelola perlu mendengarkan masukan pekerja agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa mengabaikan kondisi kerja mereka.

Dengan demikian, polemik operasional SPBU selama 24 jam tidak hanya membahas kebijakan energi, tetapi juga menekankan perlunya keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kesejahteraan pekerja.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik
Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026
Menhut Petakan Empat Titik Karhutla di Tanjung Puting
Mutasi Mendadak! Nanang Haryono Kini Jabat Dirpolairud Jambi
Kemenperin Dukung Konsolidasi Tekstil Nasional Lewat BUMN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB