Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Jakarta, iNBrita.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Sabtu (17/10/2026). Kenaikan sebesar Rp7.000 per gram membawa harga emas Antam ke level Rp2.572.000.

Sebelumnya, Antam menjual emas batangan seharga Rp2.565.000 per gram pada Jumat (16/10/2026). Dengan demikian, harga emas domestik melanjutkan penguatan tipis selama dua hari terakhir.

Di sisi lain, harga emas dunia justru mencatat penurunan selama sepekan. Kekhawatiran terhadap peluang kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), menekan pergerakan logam mulia tersebut.

Harga Buyback Emas Antam Ikut Menguat

Selain menaikkan harga jual, Antam juga meningkatkan harga pembelian kembali atau buyback sebesar Rp12.000 per gram.

Pada Sabtu (17/10/2026), harga buyback emas Antam mencapai Rp2.387.000 per gram. Angka tersebut menunjukkan nilai yang Antam bayarkan kepada konsumen ketika mereka menjual kembali emas batangan.

Namun, konsumen perlu memperhitungkan pajak dan ketentuan transaksi sebelum menjual emasnya. Nilai bersih yang diterima dapat berbeda dari harga buyback yang tercantum.

Harga emas Antam juga dapat berubah sewaktu-waktu. Pergerakan pasar global, nilai tukar, dan kondisi ekonomi dapat memengaruhi penetapan harga logam mulia di dalam negeri.

Sebagai perbandingan, Antam pernah mencatat rekor harga tertinggi sepanjang masa pada Kamis (29/1/2026). Saat itu, harga emas mencapai Rp3.168.000 per gram, sedangkan harga buyback menyentuh Rp2.989.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Sabtu 17 Oktober 2026

Berikut daftar harga emas batangan Antam berdasarkan ukuran yang tercantum dalam data harga hari ini.

  • 0,5 gram: Rp1.336.000
  • 1 gram: Rp2.572.000
  • 2 gram: Rp5.094.000
  • 3 gram: Rp7.623.000
  • 5 gram: Rp12.675.000
  • 10 gram: Rp25.270.000
  • 25 gram: Rp63.010.000
  • 50 gram: Rp125.855.000
  • 100 gram: Rp251.560.000
  • 250 gram: Rp628.590.000
  • 500 gram: Rp1.256.900.000
  • 1.000 gram: Rp2.512.600.000

Daftar tersebut membantu calon pembeli menyesuaikan pilihan ukuran emas dengan anggaran masing-masing. Meski demikian, pembeli sebaiknya memeriksa kembali harga terbaru melalui situs resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi.

Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback Emas

Pemerintah menerapkan ketentuan pajak untuk transaksi emas batangan sesuai peraturan yang berlaku. Karena itu, pembeli dan penjual perlu memperhitungkan pajak ketika menghitung biaya maupun hasil penjualan.

Untuk pembelian emas batangan, ketentuan yang tercantum dalam data ini menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25% dari harga dasar.

Sementara itu, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5%. Pihak terkait memotong pajak tersebut langsung dari nilai transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Konsumen sebaiknya memeriksa aturan perpajakan terbaru sebelum menyelesaikan transaksi agar dapat menghitung nilai bersih secara tepat.

Harga Emas Dunia Melemah Sepanjang Pekan

Berbeda dengan pasar domestik, harga emas dunia masih menghadapi tekanan. Pelaku pasar mencermati data inflasi AS yang lebih tinggi daripada perkiraan dan mempertimbangkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga pada akhir tahun.

Mengutip CNBC pada Sabtu (17/10/2026), harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% menjadi US$4.175,34 per ons pada penutupan perdagangan Jumat. Namun, kenaikan harian tersebut belum mampu menghapus penurunan mingguan sebesar 0,4%.

Pada perdagangan yang sama, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember menguat 0,7% menjadi US$4.198,20 per ons.

Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek, menilai ketidakpastian kebijakan moneter AS masih membatasi pergerakan harga emas.

Melek menjelaskan bahwa harga emas masih bergerak dalam rentang terbatas dan mendekati batas bawah level dukungan. Menurutnya, ketidakjelasan langkah The Fed menjadi salah satu faktor utama yang menahan penguatan harga.

Inflasi AS Meningkatkan Risiko Kenaikan Suku Bunga

Ketua The Fed Kevin Warsh menyampaikan keyakinannya terhadap ketahanan ekonomi AS. Namun, ia belum memberikan sinyal yang jelas mengenai arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Sementara itu, data ekonomi terbaru menunjukkan tekanan inflasi masih meningkat. Laporan harga produsen AS pada Kamis mencatat kenaikan bulanan terbesar dalam 4,5 tahun terakhir.

Sehari sebelumnya, laporan inflasi konsumen juga menunjukkan percepatan kenaikan harga selama September.

Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austan Goolsbee, menilai perkembangan inflasi tersebut mengecewakan. Adapun Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, memperingatkan bahwa The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga secara lebih agresif apabila ekspektasi inflasi masyarakat memburuk secara signifikan.

Berdasarkan perangkat FedWatch milik CME Group, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada bulan ini. Namun, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 90%.

Ekspektasi tersebut dapat menekan harga emas. Pasalnya, investor tidak memperoleh bunga dari kepemilikan emas, sehingga kenaikan suku bunga dapat meningkatkan daya tarik aset berbunga.

Analis Memperkirakan Harga Emas Tertekan hingga Akhir Tahun

Ekonom Iklim dan Komoditas Capital Economics, Hamad Hussain, memperkirakan harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan secara bertahap hingga akhir 2026.

Hussain menilai kenaikan suku bunga The Fed dapat menekan harga emas. Selain itu, meredanya kekhawatiran mengenai berakhirnya lonjakan investasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga berpotensi mengubah sentimen investor.

Pandangan tersebut menunjukkan bahwa arah kebijakan moneter dan perkembangan sektor teknologi dapat memengaruhi permintaan emas dalam beberapa bulan mendatang.

Meski demikian, pergerakan harga tetap bergantung pada perkembangan inflasi, keputusan The Fed, dan perubahan sentimen pasar. Investor perlu mencermati faktor-faktor tersebut sebelum mengambil keputusan investasi.

Pasar India dan Logam Mulia Lainnya

Di tengah tekanan pasar global, perdagangan emas di India menunjukkan perkembangan berbeda. Harga emas di negara tersebut mencatat premi pada pekan ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga bulan.

Penurunan harga sebelumnya mendorong konsumen meningkatkan pembelian perhiasan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan fisik dapat menguat ketika harga mengalami koreksi.

Sementara itu, harga logam mulia lainnya bergerak positif pada penutupan perdagangan Jumat. Harga perak naik 0,3% menjadi US$57,62 per ons.

Platinum menguat 1,1% menjadi US$1.643,70 per ons. Adapun paladium naik 0,4% ke level US$1.130,75 per ons.

Namun, kenaikan harian tersebut belum mengubah tren mingguan. Ketiga logam mulia itu masih berada di jalur penurunan selama sepekan.

Dengan kondisi tersebut, pasar emas menunjukkan arah yang beragam. Harga Antam masih menguat di dalam negeri, sedangkan harga emas global menghadapi tekanan akibat ekspektasi kenaikan suku bunga AS. Investor perlu memantau perkembangan kebijakan moneter dan harga pasar sebelum menentukan langkah berikutnya.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
CNGR Incar GNI, Investasi Nikel Indonesia Jadi Sorotan
CNGR Incar Gunbuster, Investasi Nikel Indonesia Meningkat
Harga Perak Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 per Gram
Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Cek Daftarnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Berita Terbaru

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan.

Nasional

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 04:00 WIB