Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Jakarta, iNBrita.com  – Gunung Semeru di Jawa Timur kembali meletus sebanyak tiga kali pada Sabtu (17/10/2026). Letusan yang terjadi sejak dini hari hingga menjelang siang itu menyemburkan kolom abu hingga mencapai satu kilometer di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat letusan pertama pada pukul 04.52 WIB. Abu vulkanik membubung setinggi sekitar 700 meter di atas puncak dengan warna kelabu dan bergerak ke arah barat. Letusan tersebut berlangsung selama 125 detik dengan amplitudo 22 milimeter.

Gunung Semeru kembali meletus pada pukul 06.35 WIB. Kali ini, kolom letusan mencapai ketinggian sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra, menjelaskan bahwa letusan kedua mengeluarkan abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Seismograf mencatat amplitudo maksimum sebesar 25 milimeter selama 90 detik.

Aktivitas vulkanik kembali terjadi pada pukul 10.42 WIB. Pada letusan ketiga, Gunung Semeru menyemburkan abu hingga setinggi satu kilometer di atas puncak. Seismograf merekam amplitudo maksimum 25 milimeter dengan durasi letusan mencapai 137 detik.

Menyikapi aktivitas tersebut, Agastya meminta masyarakat menjauhi kawasan rawan bencana di sekitar Gunung Semeru. Ia melarang warga beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena awan panas dan aliran lahar berpotensi meluas hingga 17 kilometer dari puncak.

Agastya juga meminta masyarakat menghindari sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak. Selain itu, warga harus menjauhi area dalam radius lima kilometer dari kawah karena lontaran batu pijar masih mengancam keselamatan.

Hingga Sabtu, Gunung Semeru masih menyandang status Level III atau Siaga. Petugas mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan dan mengikuti perkembangan aktivitas gunung api melalui informasi resmi dari pihak berwenang.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU
Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik
Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi

Berita Terbaru

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB

BMKG memantau sebaran asap karhutla di Indonesia melalui citra Satelit Himawari-9.(Foto : Tribun Kalteng/Ahmad Supriandi)

Nasional

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Okt 2026 - 21:00 WIB