Afghanistan Terdampak Salju Tebal, 61 Orang Meningga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi salju (Foto: Getty Images/iStockphoto/Wail Alameen)

Ilustrasi salju (Foto: Getty Images/iStockphoto/Wail Alameen)

Jakarta, iNBrita.com – Bencana alam berupa salju dan hujan lebat menewaskan 61 orang di Afghanistan dalam tiga hari terakhir. Otoritas Manajemen Bencana Afghanistan (ANDMA) melaporkan pada Sabtu (24/1/2026) bahwa korban jiwa sebagian besar berasal dari provinsi-provinsi di wilayah tengah dan utara negara itu.

Selain korban meninggal, sekitar 110 orang terluka, dan 458 rumah mengalami kerusakan sebagian atau total. Bencana ini berdampak pada sekitar 360 keluarga. Juru bicara ANDMA meminta masyarakat untuk menghindari perjalanan di wilayah terdampak salju lebat. Jalan sangat berbahaya, dan risiko longsor tetap tinggi.

Jalan Raya Salang di provinsi Parwan, salah satu jalur utama, harus ditutup sementara. Di pegunungan Bamyan, tim tanggap darurat membagikan persediaan makanan kepada pelancong yang terjebak.

Otoritas setempat menilai bencana ini sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Curah hujan tinggi dan salju tebal memicu longsor dan banjir lokal, merusak rumah-rumah dan memutus akses transportasi. ANDMA menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga.

Pemerintah Afghanistan, bersama organisasi kemanusiaan, mengevakuasi warga yang terjebak dan memberikan bantuan darurat. Tim medis menangani korban luka-luka dan mencegah penyebaran penyakit pasca-bencana, seperti flu dan infeksi saluran pernapasan.

Situasi ini menunjukkan bagaimana musim dingin ekstrem dan infrastruktur yang rentan memperburuk dampak bencana.

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan respon cepat. Upaya mitigasi jangka panjang, termasuk perbaikan jalan dan sistem peringatan dini, sangat penting untuk menghadapi musim dingin ekstrem di masa mendatang.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026

Berita Terbaru

Foto sertifikat tanah milik almarhumah Sri Anteng Rahayu .

SUNGAI PENUH

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

 Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB

BEI menyiapkan klarifikasi dengan MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.(Foto : liputan6.com)

Ekonomi

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi warga menggunakan masker di tengah kabut asap akibat karhutla.( Foto AI Inbrita)

Kesehatan

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB