Ajinomoto Dorong Lingkungan Bersih Kurangi Sampah Plastik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajinomoto mendukung pemerintah dalam upaya menekan angka penggunaan plastik. ANTARA/HO-Ajinomoto Indonesia

Ajinomoto mendukung pemerintah dalam upaya menekan angka penggunaan plastik. ANTARA/HO-Ajinomoto Indonesia

 JAKARTA, iNBrita.com —  Ajinomoto Dorong Pengurangan Sampah Plastik Melalui Inovasi Kemasan – PT Ajinomoto Indonesia mulai mengurangi penggunaan plastik pada kemasan produknya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan berbagai inovasi kemasan ramah lingkungan. Ajinomoto mengganti sebagian bahan plastik dengan material yang lebih mudah didaur ulang.

Sementara itu, masalah sampah plastik di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, sektor industri mulai mengambil peran untuk membantu mengurangi limbah kemasan.

Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan

Sebagai langkah awal, Ajinomoto Indonesia menghadirkan kemasan berbahan kertas atau paper packaging. Inovasi ini menggantikan sebagian material plastik pada beberapa produk.

Dengan demikian, perusahaan menargetkan pengurangan plastik hingga 30 persen pada sejumlah kemasan.

Kepala Komunikasi Perusahaan PT Ajinomoto Indonesia, Grant Senjaya, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap lingkungan.

Perubahan Kemasan pada Produk

Di sisi lain, Ajinomoto juga melakukan perubahan pada beberapa produk bumbu.

Sebagai contoh, produk Masako kini menggunakan konsep tanpa plastik bagian dalam atau no inner plastic. Selain itu, perusahaan juga menyederhanakan beberapa komponen kemasan.

Melalui langkah tersebut, Ajinomoto mampu menghemat penggunaan plastik sekitar 8,4 persen.

Sementara itu, produk Sajiku kini menggunakan kemasan berbahan monomaterial. Jenis kemasan ini lebih efisien dan lebih mudah didaur ulang.

Dengan perubahan tersebut, penggunaan plastik dapat berkurang sekitar 9,5 persen pada setiap kemasan.

Target Pengurangan Plastik

Secara keseluruhan, berbagai inovasi kemasan ini memberikan dampak cukup signifikan.

Bahkan, Ajinomoto Indonesia memperkirakan pengurangan plastik mencapai sekitar 1.736 ton pada 2025.

Selain itu, perusahaan juga menetapkan target jangka panjang. Ajinomoto berkomitmen mengurangi penggunaan plastik hingga 30 persen pada periode 2029–2030.

Kolaborasi Pengelolaan Sampah

Tidak hanya fokus pada kemasan, Ajinomoto juga memperkuat kerja sama dalam pengelolaan sampah.

Sebagai langkah lanjutan, perusahaan bekerja sama dengan Rekosistem untuk membangun fasilitas waste station.

Saat ini, fasilitas tersebut telah hadir di Surabaya dan Mojokerto. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat menyetorkan sampah yang telah dipilah.

Dengan adanya fasilitas tersebut, proses pengolahan dan daur ulang sampah dapat berjalan lebih efektif.

Kerja Sama dengan Bank Sampah

Di samping itu, Ajinomoto juga menggandeng sejumlah bank sampah di berbagai daerah.

Program ini berjalan di Jakarta Timur, Bekasi, Karawang, Mojokerto, dan Surabaya.

Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat memisahkan sampah plastik dan nonplastik sejak dari rumah.

Dengan cara ini, proses daur ulang akan menjadi lebih mudah. Selain itu, pencemaran lingkungan akibat sampah plastik juga dapat berkurang.

Pada akhirnya, berbagai program tersebut diharapkan mampu membantu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru

Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Selasa (20/10).

SUNGAI PENUH

Hj. Helneti Mesra Resmi Jadi Anggota DPRD Sungai Penuh

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:00 WIB

keteranagan foto singkat
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah melantik 38 kepala sekolah SD dan SMP negeri, Selasa (20/10/2026).

SUNGAI PENUH

Resmi! Ini Daftar 38 Kepala Sekolah yang Dilantik Azhar Hamzah

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:00 WIB

Jeep menyiapkan Renegade generasi baru dengan platform STLA One dan sistem penggerak 4x4.(Foto : Carscoops)

Teknologi

Jeep Siapkan Renegade Generasi Baru, Meluncur 2030

Selasa, 20 Okt 2026 - 21:00 WIB

IHSG menguat 5,65 persen ke level 5.278,88 setelah tekanan jual akibat sentimen MSCI.(Foto : TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ekonomi

IHSG Melonjak 5,65 Persen ke 5.278,88, Ini Penyebabnya

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:00 WIB

Bank Indonesia menghadapi desakan untuk menaikkan suku bunga guna menjaga stabilitas rupiah dan kepercayaan investor.(Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Ekonomi

BI Berpeluang Naikkan Suku Bunga, Rupiah Terancam Melemah

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:00 WIB