BMKG Waspadai Siklon Tropis dan Bibit Siklon

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta pemantauan BMKG memperlihatkan Siklon Tropis Nokaen serta dua bibit siklon tropis yang memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia.

Peta pemantauan BMKG memperlihatkan Siklon Tropis Nokaen serta dua bibit siklon tropis yang memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia.

Jakarta, iNBrita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua bibit siklon tropis dan satu siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia. Kondisi ini mendorong BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah daerah.

Siklon Tropis Nokaen Bergerak Menjauhi Indonesia

BMKG memantau Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina, tepatnya di utara Sulawesi Utara. Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum 40 knot (75 km/jam) dengan tekanan udara minimum 996 hPa.

Saat ini, Siklon Nokaen bergerak ke arah barat laut dan menjauhi wilayah Indonesia. BMKG memperkirakan kekuatan angin siklon tersebut akan tetap berada pada kategori 1 dalam 24 jam ke depan.

Bibit Siklon 96S di Selatan Jawa Timur

Selain itu, BMKG mengamati Bibit Siklon Tropis 96S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Bibit siklon ini mencatat kecepatan angin maksimum 25 knot (46 km/jam) dengan tekanan udara minimum 1.000 hPa.

BMKG menilai peluang bibit siklon ini berkembang menjadi siklon tropis rendah. Dalam 24 jam ke depan, sistem ini bergerak ke arah barat daya, menjauhi wilayah Indonesia.

Bibit Siklon 97S di Pesisir Utara Australia

BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 97S di wilayah pesisir utara Australia. Bibit siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan udara minimum 998 hPa.

BMKG menyebut peluang bibit siklon 97S menjadi siklon tropis juga rendah. Dalam 24 jam mendatang, bibit siklon ini bergerak ke arah barat laut.

Daftar Wilayah Berpotensi Terdampak

Akibat keberadaan ketiga sistem cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di:

  • Kalimantan Utara bagian utara

  • Nusa Tenggara Timur

  • Maluku bagian selatan

Angin kencang berpotensi terjadi di:

  • Nusa Tenggara Timur

  • Maluku bagian selatan

Gelombang laut hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di:

  • Perairan Sangihe–Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku

  • Selat Bali, Selat Lombok, Selat Sumba, serta Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTB

  • Laut Sawu, Laut Banda bagian selatan, Perairan Kepulauan Kei dan Kepulauan Aru, serta Laut Arafuru bagian tengah dan timur

Gelombang laut hingga 4 meter berpotensi terjadi di:

  • Perairan Kepulauan Babar dan Kepulauan Tanimbar

  • Perairan Kupang

  • Samudra Hindia selatan NTT

  • Laut Arafuru bagian barat

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU
Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik
Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026
Menhut Petakan Empat Titik Karhutla di Tanjung Puting
Mutasi Mendadak! Nanang Haryono Kini Jabat Dirpolairud Jambi
Kemenperin Dukung Konsolidasi Tekstil Nasional Lewat BUMN
244 Titik Panas Karhutla Terdeteksi, Turun 77,5 Persen
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Menhut Petakan Empat Titik Karhutla di Tanjung Puting

Berita Terbaru

Foto sertifikat tanah milik almarhumah Sri Anteng Rahayu .

SUNGAI PENUH

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

 Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB

BEI menyiapkan klarifikasi dengan MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.(Foto : liputan6.com)

Ekonomi

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi warga menggunakan masker di tengah kabut asap akibat karhutla.( Foto AI Inbrita)

Kesehatan

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB