Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia

Tradisi Unik Nusantara yang Menarik Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Tradisional Kerapan Sapi asal Madura (foto: Pexels.com)

Festival Tradisional Kerapan Sapi asal Madura (foto: Pexels.com)

Jakarta, iNBrita.com — Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman budaya yang sangat tinggi. Selain itu, Indonesia menaungi ribuan suku bangsa dan ratusan bahasa daerah, sehingga kekayaan tradisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia menjaga keragaman tersebut sebagai identitas bangsa sekaligus menarik minat wisatawan mancanegara dan pengakuan dunia terhadap warisan budayanya.

Kemudian, setiap daerah di Indonesia mewariskan tradisi dan kebudayaan khas secara turun-temurun, mulai dari adat istiadat, bahasa, hingga seni pertunjukan. Oleh karena itu, masyarakat di berbagai daerah secara rutin mengadakan festival budaya untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.

Berikut ini beberapa festival budaya unik di nusantara yang masih masyarakat lestarikan hingga saat ini:

1. Karapan Sapi – Madura

Di Madura, masyarakat menyelenggarakan tradisi Karapan Sapi yang sangat terkenal. Selain sebagai hiburan, masyarakat menggelar festival ini dalam bentuk perlombaan pacuan sapi yang biasanya berlangsung antara bulan Agustus hingga September. Pada dasarnya, para peserta mengendalikan sepasang sapi yang menarik kereta kayu dan berlomba di lintasan sekitar 100–200 meter.

Baca Juga :  Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp 6,6 Triliun

Di samping itu, masyarakat Madura juga menjadikan Karapan Sapi sebagai simbol kebanggaan daerah. Para pemilik sapi merawat hewan mereka secara khusus sebelum perlombaan karena masyarakat mewariskan tradisi ini secara turun-temurun.

2. Lompat Batu (Fahombo) – Nias

Tradisi Lompat Batu berasal dari Nias dan masyarakat mengenalnya dengan sebutan Fahombo. Sementara itu, para pemuda Nias melompati susunan batu tinggi sebagai tanda kedewasaan, keberanian, dan ketangkasan.

Bahkan, masyarakat setempat mengabadikan tradisi ini dalam uang pecahan rupiah lama sebagai simbol kekayaan budaya Indonesia. Hingga kini, masyarakat Nias tetap melestarikan tradisi ini sebagai bagian penting dari identitas budaya mereka.

3. Festival Erau – Kutai Kartanegara

Di Kutai Kartanegara, masyarakat menyelenggarakan Festival Erau yang berasal dari tradisi Kesultanan Kutai. Kata “Erau” menggambarkan suasana ramai dan penuh kegembiraan.

Baca Juga :  Keanekaragaman Rafflesia Indonesia: Enam Belas Spesies Unik

Dengan demikian, masyarakat Kutai Kartanegara menggelar festival ini di Tenggarong untuk memperingati hari jadi daerah tersebut. Selain itu, panitia festival menghadirkan berbagai ritual adat dan pertunjukan budaya yang kini telah dikenal hingga tingkat internasional.

4. Pasola – Sumba

Di Sumba, masyarakat melaksanakan tradisi Pasola yang unik, yaitu permainan perang berkuda menggunakan lembing kayu. Lebih lanjut, masyarakat adat Marapu menjalankan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Biasanya, masyarakat menggelar Pasola antara Februari hingga Maret di beberapa wilayah Sumba Barat. Oleh sebab itu, tradisi ini menarik banyak wisatawan karena masyarakat menampilkan keberanian dan keterampilan para pesertanya.

Keberagaman festival budaya tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki warisan tradisional yang sangat kaya Indonesia. Dengan demikian, masyarakat perlu terus melestarikan budaya ini di tengah perkembangan zaman modern agar generasi muda tetap mengenal, memahami, dan menjaga identitas bangsa.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Travel

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Nissan Tekton SUV Baru Irit 19 Km Dijual Murah

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:00 WIB

Tecno Pova 8 5G hadir dengan baterai 8000mAh dan fitur Alive Matrix Display yang unik.(foto : Dok.Tecno)

Teknologi

Tecno Pova 8 5G Resmi Indonesia, Baterai 8000mAh

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:00 WIB

Sejumlah motor Honda seperti Vario 160, PCX160, dan ADV160 mendapat diskon pada promo Juli 2026 di Jakarta dan Tangerang.(Foto: Luthfi Anshori/detikOto)

Teknologi

Promo Motor Honda Juli 2026 Diskon Vario PCX ADV

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB

Wali Kota Alfin menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Sungai Penuh terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Selasa (14/7).

SUNGAI PENUH

Alfin Apresiasi Sinergi DPRD Setujui Ranperda APBD 2025

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:00 WIB