Jakarta, iNBrita.com – Minat masyarakat terhadap emas tetap kuat meski kondisi ekonomi masih berfluktuasi. Namun, tekanan daya beli membuat konsumen mengubah cara berinvestasi.
Kini, banyak masyarakat memilih emas batangan dengan gramasi lebih kecil. Tren ini terutama terlihat pada kalangan Gen Z dan milenial.
Daya Beli Ubah Pilihan Gramasi Emas
Kepala Divisi Komersial dan Pengembangan Bisnis Galeri 24, Ihdina Intri Rahma, mengatakan masyarakat semakin memperhatikan keamanan investasi.
Menurut Ihdina, kondisi ekonomi mendorong masyarakat mencari instrumen investasi yang mereka anggap lebih aman, termasuk emas.
“Memang dengan ekonomi seperti ini, masyarakat mulai lebih aware bahwa emas itu investasi yang aman. Mereka merasa harus investasi di tempat yang lebih aman,” ujar Ihdina.
Meski daya beli mengalami tekanan, permintaan terhadap emas tetap berjalan. Konsumen hanya mengubah ukuran emas yang mereka beli.
“Karena daya beli, mereka cenderung bergeser ke gramasi yang lebih kecil. Secara transaksi masih banyak customer yang beralih investasi lebih aman di emas,” katanya.
Gen Z dan Milenial Mulai Investasi Emas
Galeri 24 mencatat perubahan pada profil konsumen emas. Generasi milenial dan Gen Z kini banyak membeli emas batangan.
Sementara itu, konsumen milenial masih mendominasi pembelian perhiasan. Setelah milenial, generasi X menjadi kelompok konsumen berikutnya.
Tren tersebut menunjukkan semakin banyak anak muda yang mengenal emas sebagai salah satu pilihan investasi.
Mereka tidak harus membeli emas dalam jumlah besar untuk mulai berinvestasi. Konsumen dapat memilih gramasi sesuai kemampuan keuangan.
Galeri 24 menawarkan emas batangan dalam sejumlah pilihan ukuran. Pilihannya mulai dari 0,01 gram, 0,02 gram, 0,1 gram, 0,5 gram hingga 5 gram.
“Investasi itu sudah menjadi sesuatu yang penting bagi mereka. Memang biasanya dimulai dari gramasi kecil,” ujar Ihdina.
Emas Gramasi Kecil Jadi Alternatif
Pilihan gramasi kecil memberi ruang bagi masyarakat untuk menyesuaikan pembelian dengan kondisi keuangan.
Konsumen juga tidak perlu menunggu memiliki dana besar untuk mulai membeli emas. Mereka dapat memilih ukuran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kondisi tersebut membuat investasi emas semakin dekat dengan konsumen muda. Emas kini tidak hanya identik dengan pembelian dalam jumlah besar.
Gen Z Suka Perhiasan Minimalis
Perubahan tren juga terjadi pada pembelian perhiasan. Konsumen Gen Z cenderung memilih perhiasan dengan ukuran lebih kecil dan desain sederhana.
Mereka memilih model yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, baik sehari-hari maupun saat menghadiri acara tertentu.
Ihdina mengatakan karakter konsumen muda ikut memengaruhi pilihan tersebut.
“Gen Z bukan tipe yang suka flexing dengan perhiasan besar. Mereka lebih memilih yang simple untuk daily maupun kebutuhan momen tertentu,” katanya.
Tren Investasi Emas Terus Berubah
Perubahan daya beli tidak membuat minat masyarakat terhadap emas berhenti. Konsumen justru menyesuaikan strategi pembelian dengan kondisi ekonomi.
Jika sebelumnya masyarakat banyak membeli emas berukuran 5 gram hingga 10 gram dalam satu transaksi, kini sebagian konsumen memilih gramasi yang lebih kecil.
Bagi Gen Z dan milenial, emas menjadi salah satu pilihan investasi yang bisa dimulai secara bertahap.
Tren ini menunjukkan bahwa investasi emas tetap diminati masyarakat, tetapi ukuran pembelian semakin menyesuaikan kemampuan finansial konsumen.
(VVR*)









