iNbrita.com — Anime fenomenal Jujutsu Kaisen Season 3 mencatatkan dominasi kuat di platform streaming Netflix global. Meski baru menayangkan hingga episode ketiga, musim terbaru yang mengadaptasi arc Culling Game ini langsung merajai tangga popularitas di berbagai negara.
Berdasarkan laporan mingguan Netflix, Jujutsu Kaisen Season 3 berhasil meraih 3,1 juta penayangan sejak debutnya pada Januari 2026. Pencapaian tersebut menempatkan anime produksi studio MAPPA ini di peringkat kedua kategori TV Non-English Netflix secara global.
Lonjakan Penonton di Asia Jadi Kunci
Kesuksesan ini terasa istimewa karena Netflix hanya menayangkan musim ketiga Jujutsu Kaisen di beberapa wilayah Asia. Negara tersebut meliputi Jepang, India, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Sementara itu, Crunchyroll memegang hak siar eksklusif untuk Amerika Utara dan Eropa.
Meski aksesnya terbatas, jumlah penonton di Netflix justru melonjak tajam. Data FlixPatrol yang dikutip ComicBook.com pada Jumat (23/1/2026) menunjukkan bahwa anime ini menduduki peringkat pertama di banyak negara Asia selama beberapa hari setelah episode ketiga rilis.
Di Jepang, Jujutsu Kaisen Season 3 terus bertahan di posisi teratas. Capaian ini menegaskan kuatnya loyalitas penggemar domestik terhadap karya Gege Akutami.
Netflix Tudum juga mencatat tren positif. Pada minggu pertama, serial ini meraih 2,8 juta penayangan, lalu meningkat menjadi 3,1 juta penayangan setelah episode ketiga tayang. Angka ini membuktikan bahwa minat penonton tetap tinggi, bukan sekadar efek penasaran awal.
Arc Culling Game Dorong Antusiasme Global
Popularitas global Jujutsu Kaisen Season 3 lahir dari kuatnya daya tarik arc Culling Game. Musim ketiga langsung melanjutkan cerita setelah tragedi besar Shibuya Incident yang mengguncang dunia penyihir Jujutsu.
Episode ketiga memperkenalkan aturan brutal dari turnamen battle royale ciptaan Kenjaku. Alur ini langsung meningkatkan tensi cerita dan memancing diskusi luas di kalangan penggemar.
Sutradara Shota Goshozono bersama tim MAPPA menyuguhkan animasi berkualitas tinggi. Banyak penonton memuji visual musim ini karena tampil konsisten dan bahkan melampaui standar musim sebelumnya.
Kualitas cerita dan animasi tersebut membuat penonton setia mengikuti perjalanan Yuji Itadori dan rekan-rekannya setiap pekan.
Screen Rant pada Sabtu (24/1/2026) menulis bahwa antusiasme terhadap Jujutsu Kaisen tidak tertandingi. Serial ini terus mendominasi layanan streaming dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu anime shonen modern terbesar saat ini.
Keberhasilan masuk Top 10 Global Netflix, meski tidak tayang di Amerika Serikat lewat platform tersebut, menunjukkan besarnya pengaruh pasar Asia dalam membentuk tren hiburan global.
Strategi Simulcast Terbelah Picu Pro dan Kontra
Strategi rilis simulcast split sempat memicu kekecewaan penggemar Barat. Banyak penonton di Amerika dan Eropa mengeluhkan keharusan berlangganan Crunchyroll, sementara dua musim sebelumnya tersedia di Netflix.
Namun, bagi Netflix, performa kuat Jujutsu Kaisen Season 3 di Asia memberikan keuntungan strategis. Laporan Outlook India pada Januari 2026 menyebutkan bahwa anime kini menyumbang sekitar 4% dari total jam tayang global Netflix.
Para pengamat memprediksi tren positif ini akan berlanjut hingga akhir musim. Arc Culling Game masih menyimpan banyak momen krusial yang sangat dinantikan pembaca manga.
Dengan jadwal rilis mingguan setiap hari Kamis, Jujutsu Kaisen Season 3 diperkirakan akan bertahan di papan atas Netflix selama berbulan-bulan. Analis industri hiburan bahkan memperkirakan jumlah penayangan akan menembus rekor baru saat cerita memasuki klimaks pertarungan di pertengahan musim.
(Tim*)














