Sungai Penuh, INBrita.com – Satlantas Polres Kerinci melalui Kanit Turjawali IPDA Debi Rusadi meninjau sejumlah titik rawan longsor di KM 20–22 Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Senin (12/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kerinci berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh untuk mengantisipasi potensi longsor yang dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Petugas Periksa Sejumlah Titik Rawan Longsor
Dalam peninjauan itu, IPDA Debi Rusadi bersama instansi terkait memeriksa sejumlah titik yang berpotensi mengalami longsor. Mereka mencermati kondisi jalur dan mengidentifikasi lokasi yang memerlukan perhatian khusus, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.
Peninjauan ini menjadi langkah antisipasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko gangguan lalu lintas akibat longsor di sepanjang jalur Sungai Penuh–Tapan.
Untuk mengantisipasi longsor, Dinas PUPR bersama Balai Jalan menyiagakan alat berat agar petugas dapat segera membersihkan material yang menutupi badan jalan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila longsor kembali terjadi dan menghambat arus lalu lintas.
Dinas Perhubungan juga akan berkolaborasi dengan Dinas PUPR dan Balai Jalan dalam mengantisipasi gangguan lalu lintas serta mendukung penanganan di lapangan. Melalui kerja sama tersebut, setiap instansi dapat bergerak cepat sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi kondisi darurat.
Jalan di Kawasan Tapan Sako Kembali Bisa Dilalui
Sementara itu, petugas telah membersihkan material longsor yang sebelumnya menimbun akses jalan di kawasan Tapan Sako, sehingga kendaraan kini dapat melintas sejak Senin siang. Masyarakat pun dapat kembali menggunakan jalur tersebut untuk mendukung aktivitas dan perjalanan sehari-hari.
Meski akses jalan sudah terbuka, pengguna jalan tetap perlu memperhatikan kondisi jalur dan mewaspadai kemungkinan longsor susulan, terutama ketika hujan turun.
Satlantas Imbau Pengendara Tetap Berhati-hati
Satlantas Polres Kerinci mengimbau pengendara agar tidak lengah saat melintasi kawasan rawan longsor. Pengendara perlu mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika cuaca berubah secara tiba-tiba.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi gangguan lalu lintas di lokasi rawan longsor.
Kolaborasi Lintas Instansi Jaga Kelancaran Lalu Lintas
Satlantas Polres Kerinci berharap koordinasi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan Balai Jalan dapat memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi longsor.
Dengan menyiagakan alat berat dan meningkatkan pengawasan di titik rawan, seluruh pihak berupaya mempercepat penanganan apabila longsor terjadi, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta melindungi keselamatan masyarakat yang melintasi jalur nasional Sungai Penuh–Tapan.
(eny)









