Kurs Rupiah Hari Ini Menguat, Dolar AS Melemah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penukaran mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: achmadnurhidayat.id)

Ilustrasi penukaran mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: achmadnurhidayat.id)

Jakarta, iNBrita.com  – Rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Data Refinitiv mencatat rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.890 per dolar AS, naik 0,03 persen dari posisi sebelumnya yang berada di Rp17.895 per dolar AS.

Rupiah mengawali perdagangan di level Rp17.875 per dolar AS. Namun, tekanan pasar kemudian mendorong melemah hingga menyentuh Rp17.915 per dolar AS. Menjelang penutupan, rupiah kembali menguat dan mengakhiri perdagangan di level Rp17.890.

Pelemahan indeks dolar AS (DXY) turut memberikan dorongan .  Pada pukul 15.00 WIB, DXY turun 0,12 persen ke level 102,049.

Pasar juga mulai mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga The Federal Reserve pada Oktober. Perubahan ekspektasi tersebut menekan dolar AS dan memberi ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih positif.

Harga minyak dunia turut memberikan sentimen positif . Harga minyak Brent turun sekitar 0,8 persen menjadi 99,49 dolar AS per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) merosot 1,1 persen menjadi 88,43 dolar AS per barel.

Penurunan harga minyak dapat membantu Indonesia menekan biaya impor energi. Kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi tekanan terhadap kebutuhan dolar AS untuk pembayaran impor.

Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati sejumlah indikator ekonomi dalam negeri. Salah satu data yang paling mereka tunggu ialah laporan cadangan devisa Indonesia untuk September 2026 yang pemerintah jadwalkan rilis pada Rabu (7/10/2026).

Pasar akan menggunakan data tersebut untuk melihat kemampuan Indonesia menghadapi tekanan eksternal. Pergerakan cadangan devisa juga dapat memengaruhi kepercayaan pelaku pasar terhadap kemampuan Indonesia menjaga stabilitas rupiah.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UU Satu Data Disahkan, Pemerintah Perkuat Keamanan Digital
DPR Dorong Wajib Militer Terbatas Perkuat Pertahanan Nasional
Indonesia Lampaui Target Lima Emas Asian Games 2026
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti
Prabowo Resmikan Enam Kodam Baru TNI Indonesia
Kopdes Merah Putih Perkuat Akses Obat dan Pangan Aman
Buku Nikah Rusak atau Hilang, Begini Cara Menggantinya
Stok Beras Nasional Aman, Harga Tetap Terkendali
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:00 WIB

UU Satu Data Disahkan, Pemerintah Perkuat Keamanan Digital

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:00 WIB

DPR Dorong Wajib Militer Terbatas Perkuat Pertahanan Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Indonesia Lampaui Target Lima Emas Asian Games 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Resmikan Enam Kodam Baru TNI Indonesia

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Sungai Penuh menggelar hearing terkait dugaan Pertalite bermasalah.

SUNGAI PENUH

Komisi II DPRD Minta Sampel Pertalite Kendaraan Bermasalah

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:00 WIB

Paripurna pengesahan RUU tentang Satu Data Indonesia, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026). (Adrial Akbar/detikcom)

Nasional

UU Satu Data Disahkan, Pemerintah Perkuat Keamanan Digital

Rabu, 7 Okt 2026 - 06:00 WIB

Mitsubishi Xpander 2026 hadir sebagai MPV keluarga tujuh penumpang dengan beragam pilihan varian dan transmisi.

Teknologi

Harga Xpander 2026, DP dan Cicilan Terbaru

Rabu, 7 Okt 2026 - 05:00 WIB

WhatsApp menghentikan layanan pada sejumlah HP lawas yang tidak memenuhi syarat sistem operasi minimum.(Foto: AFP/ROBYN BECK)

Teknologi

WhatsApp Hentikan Layanan di HP Lawas Mulai September

Rabu, 7 Okt 2026 - 04:00 WIB