Sungai Penuh ,inBrita.com – Mbah Vano wanita tangguh keturunan Jawa , yang sudah lama menetap di daerah Sungai Ning Kota Sungai Penuh, raut wajah yang lembut , penuh senyum saat menjaja jamu hasil buatan yang banyak disukai oleh masyarakat Kota Sungai Penuh.
Mbah Vano saat di tanya, sudah berapa tahun mbah jualan Jamu? dengan tersenyum mbah Vano bilang “udah lama sudah hampir 25 tahun ,ini adalah resep dari nenek moyang”, katanya ramah
Mbah Vano mampu menghasilkan puluhan botol jamu dari produksi setiap hari , dan dari hasil penjualan jamu ini bisa buat nambah penghasilan rumah tangga.
“Alhamdulillah…bisa buat nambah biaya rumah tangga,buat jajan”, ujar Mbah.
Mbah Vano memang punya keahlian, racikan jamunya memang memiliki rasa yang khas,enak, tidak langu. Tentu resep dari turun temurun ini akan terus berproduksi.
” Alhamdulillah, kalau badan sehat ya jualan, kalo ada halangan ya libur, karena sekarang cuma dirumah nemani cucu,anak- anak sudah pada kerja semua “, kata Mbah.
Ketika ditanya, apa rahasianya jamu mba banyak sukai, Mbah Vano bilang sederhana saja,yang penting bahan dari jamu masih segar,dan tidak pakai pengawet , katanya.
Mbah Vano memberi rahasia kalau Jamu buatannya Kunir campur Sereh itu sangat banyak peminatnya, Karen itu bisa buat ibu-ibu setelah melahirkan.dan ada juga jamu pahit untuk pegel linu.
Saat di kasih tau kalau hari ini tanggal 27 Mei di peringati sebagai Hari Jamu Nasional ,Mbah Vano mengeleng kepalanya,mengisaratkan ketidaktahuan.
“Ya gak tau..tau nya cuma jualan,bikin jamu, karena emang suka bikin jamu”, katanya tersenyum.
Meskipun Mbah Vano tidak tau 27 Mei 2008 oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). dicanangkan sebagai Hari Jamu Nasional,tapi sebagai pecinta jamu kita memberi apresiasi,sebagai bentuk penghormatannya terhadap warisan budaya dan pengobatan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun,yang selalu dilakoninya.
Sehat selalu Mbah, tetap selalu meracik jamu,agar masyarakat kota Sungai Penuh sehat, dan mbah juga sehat… makasih Mbah Vano.. (Eni Syamsir)














