Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam

Pemadaman listrik di Jambi memicu kenaikan permintaan es batu dari pelaku usaha dan UMKM.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi es batu yang digunakan untuk kebutuhan usaha. ( foto Pixabay)

Ilustrasi es batu yang digunakan untuk kebutuhan usaha. ( foto Pixabay)

Jambi, iNBrita.com – Pemadaman listrik di sejumlah wilayah, termasuk Kota Jambi, berdampak pada aktivitas masyarakat. Dampak ini terutama dirasakan oleh pelaku usaha yang bergantung pada listrik untuk produksi dan penyimpanan barang.

Salah satu yang terdampak adalah Mutiara Jaya Batu Kristal di Kota Jambi. Usaha ini memproduksi es batu untuk pedagang dan pelaku UMKM. Pemadaman listrik sempat mengganggu proses produksi pada malam hari.

Pegawai Mutiara Jaya Batu Es Kristal, Soni, mengatakan pemadaman tidak berlangsung lama. Namun, aktivitas produksi tetap sempat terhenti.

“Di tempat kami tadi malam sekitar satu jam listrik mati. Produksi sempat terganggu karena kami bekerja malam,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Meski begitu, dampak berbeda muncul keesokan harinya. Permintaan es batu justru meningkat. Banyak pelanggan menambah pesanan karena stok mereka mencair saat listrik padam di sejumlah wilayah.

“Rata-rata ada tambahan pesanan. Bisa sampai 50 kantong hari ini,” katanya.

Soni menjelaskan, produksi normal mencapai sekitar 15 ton per hari. Setelah lonjakan permintaan, produksi naik sekitar satu ton untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Peningkatan ini datang dari pedagang dan pelaku UMKM yang membutuhkan es batu untuk menjaga kualitas barang dagangan.

Salah satu pedagang, Lara, mengatakan ia harus membeli ulang es batu. Stoknya habis karena listrik padam semalaman.

“Iya, karena mati lampu semalam,” ujarnya singkat.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tari Rewang Batang Hari Tampil di Festival Tari Jambi 2026
Al Haris Perketat Penanganan Karhutla di Tahura Jambi
Polda Jambi Gelar Serah Terima Pataka dan Lepas Krisno
Pemprov Jambi Rinci Dana Banpres Rp30 Miliar untuk Karhutla
5 Wilayah Jambi Terima Dana Karhutla Rp85 Miliar
Kebakaran Tahura STS Jambi Hanguskan 30 Hektare Lahan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Sultan Thaha Jambi
Prakiraan Cuaca Jambi Rabu, Dua Wilayah Hujan Ringan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Tari Rewang Batang Hari Tampil di Festival Tari Jambi 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Al Haris Perketat Penanganan Karhutla di Tahura Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Polda Jambi Gelar Serah Terima Pataka dan Lepas Krisno

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Jambi Rinci Dana Banpres Rp30 Miliar untuk Karhutla

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

5 Wilayah Jambi Terima Dana Karhutla Rp85 Miliar

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB