Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi Alva, Cikarang, Bekasi.(Foto : Eva/detikcom)

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi Alva, Cikarang, Bekasi.(Foto : Eva/detikcom)

Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional di Bekasi

Jakarta, iNBrita.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (Alva), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Alva merupakan anak usaha PT Indika Energy Tbk.

Prabowo menilai pengembangan kendaraan listrik nasional menunjukkan kolaborasi antara pemerintah, swasta, BUMN, dan dunia akademis. Ia juga mengapresiasi langkah Indika yang mengembangkan motor listrik sekaligus membangun fasilitas produksinya di Indonesia.

Prabowo Apresiasi Produksi Motor Listrik di Indonesia

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut pengembangan motor listrik nasional sebagai tonggak penting bagi industri dalam negeri.

“Hari ini adalah hari yang sangat penting karena ini satu tonggak atas inisiatif masing-masing, para pengusaha swasta yang mulai proyek ini. Mungkin kelompok Indika ya, kelompok yang sudah lama bekerja. Waktu saya masih muda saya sudah dengar Indika. Waktu itu saya masih muda, sekarang agak muda,” kata Prabowo dalam acara peluncuran motor listrik nasional yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (13/8/2026).

Prabowo mengatakan dirinya sempat meminta pihak pengembang memperlihatkan langsung fasilitas produksi motor listrik tersebut. Ia ingin memastikan perusahaan benar-benar memproduksi kendaraan di Indonesia, bukan hanya memasang merek lokal pada produk buatan luar negeri.

Prabowo Cek Langsung Lini Produksi

Prabowo menegaskan pentingnya memastikan proses produksi berjalan di dalam negeri. Karena itu, ia meminta pihak pengembang menunjukkan lini produksi sebelum meresmikan ekosistem Molinas.

“Saya mau lihat production line, bener nggak atau jangan-jangan perusahaan dari mana kamu tempel merekmu. Ini banyak budaya seperti ini, kita introspeksi diri. Kadang-kadang tergiur dan tergoda,” tuturnya.

Setelah melihat fasilitas produksi tersebut, Prabowo memastikan Indika telah membangun kemampuan produksi motor listrik di Tanah Air. Ia juga melihat bahwa perusahaan telah menyiapkan lini produksi sejak beberapa tahun lalu.

“Indika sudah bekerja, dia bergerak, mulainya di bidang tambang. Tapi saya tidak tahu inisiatif siapa kok punya niat bikin motor listrik sekian tahun lalu. Jadi tadi production line bukan urusan 2-3 hari lalu,” ujar Prabowo.

Indonesia Harus Kuasai Teknologi

Prabowo mendorong Indonesia untuk terus membangun kemampuan teknologi dan industri sendiri. Menurutnya, penguasaan sains dan teknologi menjadi salah satu ukuran keberhasilan sebuah negara pada era modern.

Ia menilai Indonesia harus memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kemampuan nasional dan mendukung kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut,” kata Prabowo.

Peresmian ekosistem Molinas menjadi salah satu langkah untuk memperkuat industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong peningkatan kemampuan produksi dalam negeri.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Berita Terbaru

Ilustrasi aplikasi nonton drama penghasil saldo DANA 2026. ( Foto inbrita)

Uncategorized

Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026, Begini Cara Kerjanya

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:00 WIB

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Baca artikel detiknews,

Nasional

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:00 WIB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Dok Kemnaker)

Nasional

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi aktivitas tambang emas tradisional. ( Foto AI INBRITA)

Nasional

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:00 WIB

Harga perak Antam menguat Rp 600 menjadi Rp 39.200, berlawanan dengan pergerakan harga perak dunia.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Malah Melemah

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:00 WIB