Sungai Penuh, iNBrita.com – Ramadan di Desa Talang Lindung selalu berbeda. Pada Jumat (27/2), tepat hari kesembilan puasa, ibu-ibu Majelis Taklim Al Mubaraqoh Masjid Baitul Makmur memenuhi Simpang 5 depan Kantor Bumdes Murindau Sejahtera Bersama. Mereka menata ratusan cup takjil yang akan mereka bagikan kepada warga yang masih dalam perjalanan.
Mereka menyusun sekitar 400 cup berisi ubi, pisang, kolang-kaling, dan santan ,sederhana namun hangat di hati. Aktivitas ini mereka mulai sejak pagi di rumah Ibu Erni Jumrial di Dusun Tebat Tedang. Aroma santan yang dimasak dan tawa ibu-ibu memenuhi dapur. Beberapa ibu mengupas ubi, yang lain memotong pisang atau mengaduk santan. Meski lelah, mereka tetap tersenyum. Bagi mereka, inilah cara meresapi Ramadan: beramal sambil bersama-sama.
Mereka mengumpulkan dana kegiatan ini secara swadaya lewat donasi masyarakat di Grup WhatsApp “Talang Lindung Membangun”. Partisipasi yang tinggi menunjukkan semangat berbagi masih tumbuh subur di desa ini.
Menjelang waktu berbuka, warga mulai berdatangan. Pengendara yang melintas melambatkan kendaraannya, sebagian berhenti untuk mengambil takjil. Anak-anak menatap penuh antusias, sementara orang tua menyalami para ibu sambil mengucapkan terima kasih. Ibu-ibu menyerahkan satu per satu cup dengan senyum dan sapaan hangat, menciptakan momen sederhana namun menyentuh.
Ketua Majelis Taklim Al Mubaraqoh, Cece Veronica, menyampaikan rasa syukurnya. “Kami berterima kasih tak terhingga kepada semua yang terlibat. Semoga amal ibu-ibu majelis taklim ini menjadi ladang pahala. Kami akan memperluas kegiatan ini, termasuk memberi bantuan untuk duafa dan anak yatim.”
Di Talang Lindung, warga menahan lapar dan dahaga sambil menanam kebaikan. Mereka mempererat persaudaraan dan membagi kebahagiaan. Dari tangan-tangan tulus para ibu, 400 cup takjil menjadi simbol bahwa kebaikan itu sederhana, namun mampu menyentuh hati banyak orang.
(tim)











