Gubernur Sumbar Perpanjang Status Darurat Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembersihan material sisa banjir dan pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Agam (Foto: BNPB)

Pembersihan material sisa banjir dan pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Agam (Foto: BNPB)

Padang, iNBrita.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi. Awalnya, tanggap darurat berlaku mulai 25 November hingga 8 Desember 2025. Setelah menilai kondisi di lapangan, Mahyeldi memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat selama 14 hari, hingga 22 Desember 2025, berdasarkan rapat terpadu pemerintah provinsi dan jajaran terkait pada Senin (8/12/2025).

Mahyeldi menjelaskan, pihaknya memperpanjang tanggap darurat karena tim masih mencari korban hilang dan melakukan pendataan kerusakan. “Tim kami terus bekerja menemukan korban yang belum ditemukan dan mencatat kerugian akibat bencana. Kami perpanjang tanggap darurat agar penanganan lebih maksimal dan menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga :  4 Pecahan Rupiah Sudah Tidak Berlaku,Ayo Tukar!

Berdasarkan data sementara dari Dashboard Satu Data Bencana Sumbar per Senin (8/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi telah menyerang 16 kabupaten/kota. Bencana ini menewaskan 248 orang, membuat 102 orang hilang, dan melukai 129 orang. Sebanyak 25.360 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Mahyeldi menyoroti kondisi kritis di Kabupaten Agam, tempat korban terbanyak berada. Di Agam, tim mendata 162 orang meninggal dan 60 orang hilang. Warga yang sempat kembali ke rumah terpaksa mengungsi lagi karena hujan sedang memicu banjir luapan.

Baca Juga :  Putin Kecam Serangan Israel dan AS ke Iran

Pemprov Sumbar, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan bekerja tanpa henti untuk mengevakuasi korban, menyalurkan bantuan, dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Mahyeldi meminta doa dan dukungan masyarakat agar tim dapat segera menuntaskan pencarian korban dan proses pemulihan.

Perpanjangan status tanggap darurat memberi tim lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pencarian korban, mendata kerusakan, dan menyalurkan bantuan secara merata. Dengan langkah ini, pemerintah berharap kondisi Sumbar dapat pulih lebih cepat dan warga terdampak bisa kembali beraktivitas dengan aman. (ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Satpam Medan Dibegal, Ditembak Peluru Masih Bersarang
Pria dari Jawa Pingsan Bawa Uang Mainan Rp230 Juta
Perjuangan Painah, Penjual Daun Pisang Menuju Tanah Suci
Guru Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel Upro
Polisi Tangkap Komplotan Perampok Gudang Smelter Timah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:00 WIB

RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB

Satpam Medan Dibegal, Ditembak Peluru Masih Bersarang

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pria dari Jawa Pingsan Bawa Uang Mainan Rp230 Juta

Berita Terbaru

Tim Indonesia di IFA7 World Championship 2026. (Foto: dok. IFA7)

Internasional

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Selasa, 2 Jun 2026 - 01:00 WIB

Rumah di lahan bekas sawah dengan tanah lembek yang memerlukan pondasi kuat. ( Foto Pexsels)

Pendidikan

Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah

Senin, 1 Jun 2026 - 23:00 WIB

Bupati Monadi mengapresiasi rampungnya tender RSUD Kerinci Rp137,5 miliar untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. ( Foto Kominfo)

KERINCI

Monadi Apresiasi Tender RSUD Kerinci Rp137,5 M Rampung

Senin, 1 Jun 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi Lupus Nefritis(Shutterstock/Mamat Suryadi)

Kesehatan

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan

Senin, 1 Jun 2026 - 21:00 WIB

Penampakan Honda Super One EV saat menjalani uji jalan di Indonesia sebelum peluncuran resmi.(Foto: Septian Farhan/detikcom)

Teknologi

Honda Super One EV Sudah Bisa Dipesan

Senin, 1 Jun 2026 - 20:00 WIB