Rocky Candra Minta Menteri Lingkungan Hidup Bantu Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh Atasi Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Jakarta.

Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Jakarta.

Inbrita.com. Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, mengangkat persoalan sampah yang semakin memprihatinkan di Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Menurut Politisi muda dari Partai Gerindra itu melihat tumpukan sampah yang tak terkelola dengan baik telah merusak keindahan alam yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata yang sangat indah.

“Kerinci dan Sungai Penuh dulunya sangat terkenal akan keindahan alamnya. Masyarakat bahkan menyebutnya sebagai sekepal tanah dari surga. Tapi sekarang, kita menghadapi persoalan sampah yang belum juga terselesaikan,” ujar Rocky dalam Rapat
Dengar Pendapat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Rabu, 14 Mei 2025, di ruang rapat Komisi XII DPR RI, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Rocky mendesak agar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan jajaran kementerian segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi darurat sampah di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Kita meminta solusi konkret berupa dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
karna kita melihat adanya keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi penghambat utama bagi pemerintah daerah dalam menangani permasalahan lingkungan tersebut”, ujarnya.

Rocky mengatakan APBD daerah sangat kecil, tidak mampu membiayai pengelolaan sampah secara maksimal. Karena itu, saya meminta adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat, baik melalui anggaran negara maupun program CSR.

Sebagai bentuk keseriusan, Rocky turut menyerahkan proposal pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk   Sungai Penuh. Proposal itu diserahkan langsung kepada Menteri Hanif dalam rapat tersebut.
(Eni Syamsir)

 

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB