Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham Bank Mandiri Anjlok 8,54%, IHSG Terkoreksi 10,76%

Jakarta, iNBrita.com – Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah tajam pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026). Tekanan tersebut terjadi ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan.

Mengutip data RTI, saham BMRI turun 8,54% ke level Rp 3.640 per saham. Pada awal perdagangan, saham ini dibuka pada level Rp 3.390 per saham. Harga tersebut turun 590 poin dari penutupan sebelumnya yang mencapai Rp 3.980 per saham.

Selama sesi pertama, saham BMRI sempat menyentuh level tertinggi Rp 3.910 per saham. Namun, tekanan jual kemudian mendorong harganya ke level terendah Rp 3.640 per saham.

Investor memperdagangkan saham BMRI sebanyak 86.353 kali dengan volume mencapai 3.951.558 saham. Nilai transaksi saham tersebut mencapai Rp 1,4 triliun. Penurunan harga ini juga memangkas kapitalisasi pasar Bank Mandiri menjadi Rp 339,73 triliun.

Sementara itu, IHSG juga mengalami tekanan besar. Pada penutupan sesi pertama Jumat (16/10/2026), indeks tersebut merosot 10,76% ke level 5.233. Indeks saham LQ45 turut melemah 12% ke posisi 519,26.

Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak di antara level tertinggi 5.404,50 dan level terendah 5.193,22. Tekanan jual mendominasi perdagangan karena 771 saham mengalami penurunan harga. Sebaliknya, hanya 14 saham yang menguat. Tiga saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Pelaku pasar mencatat frekuensi perdagangan sebanyak 1.354.139 kali. Volume perdagangan mencapai 38,7 miliar saham, sedangkan nilai transaksinya menyentuh Rp 17,3 triliun. Pada saat yang sama, nilai tukar dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 18.023 per dolar AS.

Seluruh Sektor Saham Melemah

Tekanan jual melanda seluruh sektor saham pada sesi pertama perdagangan. Sektor barang baku mencatat penurunan terbesar, yakni 12,96%. Sektor energi menyusul dengan pelemahan 12,21%.

Selain itu, sektor infrastruktur turun 12,13%. Sektor industri juga melemah 10,79%, sedangkan sektor kesehatan terkoreksi 10,42%.

Tekanan pasar turut menyeret sektor konsumen nonsiklikal turun 9,7%. Sektor transportasi melemah 9,45%, sementara sektor properti turun 9,37%.

Di sisi lain, sektor teknologi terkoreksi 8,32%. Sektor keuangan juga mengalami penurunan sebesar 8,215%.

Penurunan IHSG dan hampir seluruh saham tersebut menunjukkan kuatnya tekanan jual pada sesi pertama perdagangan. Saham BMRI turut mengalami koreksi tajam di tengah pelemahan pasar secara luas.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
CNGR Incar GNI, Investasi Nikel Indonesia Jadi Sorotan
CNGR Incar Gunbuster, Investasi Nikel Indonesia Meningkat
Harga Perak Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 per Gram
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Berita Terbaru

BMKG memantau sebaran asap karhutla di Indonesia melalui citra Satelit Himawari-9.(Foto : Tribun Kalteng/Ahmad Supriandi)

Nasional

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Okt 2026 - 21:00 WIB

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 kembali digelar untuk menjaring generasi muda berbakat.(Foto : Ist)

KERINCI

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 Resmi Kembali Digelar

Sabtu, 17 Okt 2026 - 18:00 WIB

(Dok.Pemda Sumatera Barat)

Nasional

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:00 WIB

Siti Nurbaya Food, UMKM binaan KAI Divre II Sumbar, meraih penghargaan Terbaik II IHYA 2026 kategori industri makanan halal

Kuliner

Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:00 WIB

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB