Subsidi Energi 2027 Capai Rp261,5 Triliun, DPR Soroti Penyaluran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi subsidi energi dalam APBN 2027 yang mencakup BBM, LPG 3 kilogram. ( Foto inbrita)

Foto ilustrasi subsidi energi dalam APBN 2027 yang mencakup BBM, LPG 3 kilogram. ( Foto inbrita)

Jakarta, iNBrita.com —  Pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp261,5 triliun dalam APBN 2027. Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Jamaludin Malik meminta pemerintah memastikan anggaran tersebut benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah mengalokasikan Rp131,39 triliun untuk subsidi BBM dan LPG 3 kilogram. Sementara itu, pemerintah menyiapkan Rp130,11 triliun untuk subsidi listrik.

Pemerintah juga memangkas anggaran subsidi energi sekitar Rp11,44 triliun dibandingkan dengan alokasi yang dirancang sebelumnya.

APBN 2027, subsidi BBM, subsidi LPG 3 kg, subsidi listrik

Jamaludin menilai pemerintah perlu memperketat pengawasan setelah melakukan penyesuaian anggaran dan volume subsidi. Ia meminta pemerintah memperbaiki data penerima agar masyarakat yang berhak tetap memperoleh subsidi.

“Anggaran subsidi energi mencapai Rp261,5 triliun. Pemerintah harus memastikan setiap rupiah anggaran tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Jamaludin dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).

Dalam APBN 2027, pemerintah menetapkan volume BBM bersubsidi sebesar 19,56 juta kiloliter. Pemerintah membagi kuota tersebut menjadi 19 juta kiloliter solar dan 561 ribu kiloliter minyak tanah.

Pemerintah juga menetapkan kuota LPG 3 kilogram sebesar 8 juta metrik ton. Untuk solar, pemerintah memberikan subsidi tetap sebesar Rp1.000 per liter.

Jamaludin meminta pemerintah memperbarui data penerima subsidi sekaligus memperkuat pengawasan distribusi di lapangan. Langkah tersebut, menurut dia, dapat membantu pemerintah mengurangi kebocoran dan mencegah masyarakat yang tidak berhak menikmati subsidi.

Ia juga meminta pemerintah memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan BBM, LPG 3 kilogram, dan listrik bersubsidi dengan mudah.

Sebaliknya, Jamaludin mengimbau masyarakat mampu tidak menggunakan subsidi yang pemerintah sediakan untuk kelompok masyarakat kurang mampu.

Jamaludin turut mendorong pemerintah menyempurnakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia menilai pemerintah membutuhkan data yang akurat untuk menentukan penerima subsidi secara tepat.

Selain memperbaiki penyaluran subsidi, pemerintah perlu meningkatkan produksi energi dalam negeri. Langkah tersebut dapat membantu pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan manfaat anggaran negara bagi masyarakat.

“Dengan memperbaiki data, memperketat pengawasan, dan memperkuat produksi energi dalam negeri, pemerintah dapat meningkatkan ketepatan sasaran subsidi serta memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Jamaludin.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Palembang, Speedboat Sungai Musi Tetap Beroperasi
ASN Meninggal Saat Latihan Komcad, Ini Respons Mendagri
Penempatan Manajer KDKMP Jauh? Zulhas Beri Solusi
Komisi II DPR Bentuk Panja Revisi UU Pemilu
Pedagang Seblak Gugat Aturan Sertifikasi Halal ke MK
KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Bengkulu, Ini Kasusnya
Dua Kesalahan Thom Haye Warnai Laga Indonesia Malaysia
Beruang Hitam Muncul di Muara Enim, BKSDA Bertindak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kabut Asap Palembang, Speedboat Sungai Musi Tetap Beroperasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:00 WIB

Subsidi Energi 2027 Capai Rp261,5 Triliun, DPR Soroti Penyaluran

Rabu, 30 September 2026 - 15:00 WIB

ASN Meninggal Saat Latihan Komcad, Ini Respons Mendagri

Rabu, 30 September 2026 - 06:00 WIB

Penempatan Manajer KDKMP Jauh? Zulhas Beri Solusi

Rabu, 30 September 2026 - 05:00 WIB

Komisi II DPR Bentuk Panja Revisi UU Pemilu

Berita Terbaru

Kabut asap menyelimuti Sungai Musi, Palembang, sementara speedboat tetap melayani penumpang.

Nasional

Kabut Asap Palembang, Speedboat Sungai Musi Tetap Beroperasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 04:00 WIB

The all-new Seltos (Foto: KIA Indonesia)

Teknologi

Kia Hadirkan Tiga SUV Terbaru di GIIAS Semarang

Kamis, 1 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi Kode Redeem FF terbaru 1 Oktober 2026 dengan karakter Free Fire dan berbagai hadiah menarik.

Game

Kode Redeem FF Terbaru 1 Oktober 2026 Gratis

Kamis, 1 Okt 2026 - 02:00 WIB

Guru Besar Universitas Pertamina Iman Kartolaksono Reksowardojo saat membahas pengembangan teknologi kendaraan untuk mendukung penggunaan biodiesel B50.(Foto : Tangkapan Layar Youtube CNN Indonesia TV)

Teknologi

Indonesia Siapkan Mesin Kendaraan Khusus untuk Biodiesel B50

Kamis, 1 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi aplikasi reward penghasil saldo DANA.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Saldo DANA dari Game dan Reward

Kamis, 1 Okt 2026 - 00:00 WIB