Xiaomi Rebut Kembali Posisi Teratas Pasar Wearable

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: MI Smart Band 4 (dok. Xiaomi)

Foto: MI Smart Band 4 (dok. Xiaomi)

Jakarta, iNBrita.com  – Xiaomi menempati posisi nomor satu di pasar wearable dunia setelah lima tahun absen. Sementara itu, pada 2025 total pengiriman wearable dunia mencapai 200 juta unit, naik 6% dibanding tahun sebelumnya.

Xiaomi menguasai 18% pangsa pasar dan mengalahkan Apple (17%) serta Huawei (16%). Hal ini menunjukkan persaingan sangat ketat. Samsung dan Garmin menduduki posisi empat dan lima dengan masing-masing 9% dan 5%.

Cynthia Chen dari Omdia mengatakan, sekarang pengguna memilih wearable bukan hanya karena spesifikasi seperti layar atau baterai, tetapi juga karena ekosistem—semakin lancar perangkat terhubung ke ponsel, tablet, mobil, dan rumah pintar, semakin loyal penggunanya.

Xiaomi memanfaatkan portofolio produknya secara luas. Mi Band tetap laris di segmen murah, sementara smartwatch entry-level menaikkan rata-rata harga jual tanpa harus masuk ke segmen premium. Strategi “Human × Car × Home” memperkuat integrasi semua perangkat Xiaomi.

Apple mendominasi segmen premium dengan iPhone, kualitas tinggi, dan fitur kesehatan canggih. Di sisi lain, Huawei fokus di China dan mengembangkan perangkat olahraga profesional serta teknologi kesehatan.

Para produsen wearable kini menekankan pemantauan kesehatan yang lebih lengkap dan merancang perangkat lebih ringan agar pengguna nyaman memakainya 24 jam.

Pada akhirnya, persaingan tahun 2026 bakal semakin ketat, dan perusahaan yang membangun ekosistem terkuat akan memenangkan pasar.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta
7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba
Yamaha XSR900 2027 Hadir dengan Warna Neon White
Yadea GT80 Tantang Jarak Tempuh 180 Km Sekali Cas
10 Game Penghasil Uang 2026 yang Layak Dicoba
BYD Atto 1 Jadi Mobil Terlaris September 2026, Avanza Mengejar
Gerhana Matahari Total 2027, Fenomena Langit Langka Dunia
iPhone 18 Pro Makin Diburu, Samsung Masih Pimpin Pasar Global
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:00 WIB

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 Hadir dengan Warna Neon White

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Yadea GT80 Tantang Jarak Tempuh 180 Km Sekali Cas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:00 WIB

10 Game Penghasil Uang 2026 yang Layak Dicoba

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB