Balita Rusia Meninggal Setelah Disengat Ubur-Ubur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ( Dokumen BBC Wildlife)

Ilustrasi ( Dokumen BBC Wildlife)

Kuala Lumpur, iNBrita.com – Seorang balita asal Rusia meninggal dunia setelah ubur-ubur kubus menyengatnya di sebuah pantai di Langkawi, Malaysia, pada 15 November 2025. Balita bernama Vladimir Lakubanets, berusia dua tahun, saat itu bermain di perairan dangkal bersama keluarganya.

Saat insiden terjadi, ubur-ubur kubus menyengat Vladimir hingga membuatnya berhenti bernapas. Ayahnya, Nikita, segera melakukan CPR dan meminta bantuan wisatawan lain untuk membawa anaknya ke pusat penyelamatan pantai.

Petugas di Pantai Cenang mencuci luka sengatan dengan cuka sebelum membawa korban ke sebuah klinik. Dari sana, petugas merujuk Vladimir ke Rumah Sakit Sultanah Bahiyah di Kedah. Tim medis kemudian memberikan perawatan intensif, tetapi Vladimir tetap meninggal dunia pada Rabu (19/11) akibat komplikasi serius.

Orang tua korban menyampaikan bahwa mereka tidak akan menempuh jalur hukum. Mereka berharap, kejadian ini dapat mengingatkan wisatawan tentang bahaya ubur-ubur kubus. Keluarga berencana mengkremasi jenazah Vladimir dan membawa abunya pulang ke Rusia.

Departemen Perikanan Kedah memastikan keberadaan ubur-ubur kubus di perairan Langkawi. Direktur Dinas Perikanan Kedah, Sukir Deris, menjelaskan bahwa tingkat kemunculan ubur-ubur pada 2025 berada pada level moderat dan tidak mengganggu aktivitas wisata. Ia juga menambahkan bahwa perubahan menuju musim hujan kemungkinan besar mendorong ubur-ubur kubus berpindah ke kawasan pantai Langkawi.

Ubur-ubur kubus termasuk hewan laut paling berbisa. Sengatannya dapat menimbulkan rasa sakit hebat, memicu serangan jantung, dan menyebabkan kematian hanya dalam beberapa menit.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global
Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB