Seorang Perempuan Kerinci Dikejar Beruang di Perjalanan Pulang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto ( Tangkapan layar)

Keterangan Foto ( Tangkapan layar)

Kerinci, iNBrita.com – Seorang perempuan warga Desa Koto Baru Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, mengalami insiden menegangkan pada Rabu (3/12/2025). Saat pulang dari kebunnya sekitar pukul 17.00 WIB, ia dikejar seekor beruang. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera menanggapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati.

Akun Facebook Yuliani mengunggah video yang merekam momen beruang mengejar korban. Dalam unggahan tersebut, perekam meminta warga selalu waspada ketika melintasi jalur desa, khususnya pada sore hari. Video itu menunjukkan beruang muncul tiba-tiba di jalan sepi dan mengejar perempuan tersebut. Beruntung, sebuah mobil yang melintas menghentikan hewan liar itu, sehingga korban berhasil menyelamatkan diri.

Seorang warga setempat mengaku belakangan sering melihat satwa liar berkeliaran di sekitar desa. Ia menjelaskan bahwa beruang biasanya keluar saat cuaca berubah atau mencari makanan. Fenomena ini membuat masyarakat semakin waspada. Banyak warga menunda aktivitas berkebun atau bekerja di ladang demi menghindari risiko bertemu hewan liar.

Warga meminta aparat desa dan petugas terkait segera meninjau lokasi, memastikan jalur aman, dan mengingatkan warga agar berhati-hati saat berada di luar rumah, terutama menjelang sore. Mereka mendorong komunitas setempat bekerja sama untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga.

“Warga Desa Koto Baru segera meningkatkan kewaspadaan setelah seorang perempuan dikejar beruang saat pulang dari kebun. Mereka meninjau jalur berisiko, saling mengingatkan, dan berkoordinasi dengan aparat desa. Semua warga aktif menjaga keselamatan diri dan keluarga, menghadapi satwa liar yang bisa muncul kapan saja tanpa peringatan.”

Insiden ini menjadi pengingat nyata bahwa satwa liar bisa muncul kapan saja tanpa peringatan. Warga Desa Koto Baru Sanggaran Agung kini meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan langkah antisipasi, dan memperkuat koordinasi dengan aparat setempat. Mereka sadar pentingnya kesiapsiagaan menghadapi interaksi dengan hewan liar agar keselamatan tetap terjaga.

Warga desa juga aktif saling mengingatkan dan membagikan informasi mengenai jalur berisiko. Kesadaran ini tentu sangat diharapkan agar  bisa mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (*)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri
Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator
Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai
Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun
Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci
Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:00 WIB

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:00 WIB

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB