Cara Menanam Bunga Stock Agar Tumbuh Subur Maksimal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

The Spruce / Jayme Burrows

The Spruce / Jayme Burrows

Bunga Stock: Tanaman Hias Harum yang Mempercantik Taman

Jakarta, iNBrita.com — Bunga stock (Matthiola incana) menarik perhatian para pecinta tanaman hias berkat warna-warnanya yang cerah dan aromanya yang lembut. Banyak orang menanam bunga ini di taman bergaya klasik maupun pedesaan karena mampu menciptakan suasana yang elegan dan romantis. Selain itu, bunga stock memiliki sejarah panjang dalam dunia hortikultura dan hingga kini tetap menjadi salah satu tanaman hias favorit di berbagai negara.

Tanaman yang berasal dari kawasan Mediterania ini menghadirkan beragam pilihan warna, mulai dari putih, merah muda, kuning, aprikot, ungu, hingga merah tua. Tidak hanya itu, para pemulia tanaman terus mengembangkan berbagai kultivar baru yang menghasilkan bunga lebih besar dengan kombinasi warna yang semakin menarik.

Karakteristik Bunga Stock

Bunga stock tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 30 hingga 90 sentimeter, tergantung varietasnya. Tanaman ini menghasilkan bunga tunggal maupun ganda yang tumbuh berkelompok pada batang berbentuk tongkol. Sementara itu, daunnya menampilkan warna hijau kebiruan dengan bentuk lonjong sempit yang menyerupai tanaman keluarga kubis.

Aroma manis dan lembut menjadi daya tarik utama bunga stock. Karena itu, banyak florist dan pecinta tanaman memanfaatkan bunga ini sebagai bunga potong untuk buket, dekorasi pernikahan, maupun penghias ruangan.

Syarat Tumbuh yang Ideal

Bunga stock tumbuh optimal ketika mendapatkan sinar matahari pagi atau cahaya terang selama dua hingga tiga jam setiap hari. Selain itu, tanaman ini membutuhkan tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik.

Para pekebun sebaiknya menjaga pH tanah tetap mendekati netral agar akar dapat menyerap nutrisi secara maksimal. Mereka juga perlu menjaga kelembapan tanah secara konsisten tanpa membuatnya terlalu basah. Namun demikian, genangan air dapat memicu pembusukan akar dan menghambat pertumbuhan tanaman.

Bunga stock menyukai suhu yang sejuk. Oleh karena itu, tanaman ini biasanya menghasilkan bunga lebih banyak saat cuaca tidak terlalu panas dan tingkat kelembapan udara tetap stabil.

Perawatan Bunga Stock

Para penghobi tanaman dapat merawat bunga stock dengan cukup mudah. Mereka hanya perlu menyiram tanaman secara rutin untuk menjaga kelembapan tanah. Meskipun begitu, penyiraman berlebihan dapat menyebabkan daun menguning dan akar membusuk.

Di samping itu, pemberian mulsa organik membantu menjaga kelembapan tanah sekaligus mempertahankan suhu akar tetap sejuk. Selanjutnya, pemilik tanaman sebaiknya memangkas bunga yang telah layu agar tanaman tetap rapi dan mampu menghasilkan bunga baru.

Varietas Bunga Stock yang Populer

Para pecinta tanaman dapat memilih berbagai varietas bunga stock sesuai kebutuhan dan selera.

Varietas Cinderella tumbuh kompak dengan tinggi sekitar 30 sentimeter dan menghasilkan bunga ganda berwarna pastel yang cocok untuk pot maupun taman kecil.

Sementara itu, varietas Legacy mampu tumbuh hingga sekitar 60 sentimeter dan menghasilkan bunga besar dengan warna-warna cerah yang mencolok.

Selain itu, varietas Starlight Scentsation menampilkan gugusan bunga tunggal yang harum dan memberikan tampilan yang elegan di taman.

Banyak perangkai bunga memilih varietas Iron karena tanaman ini menghasilkan batang yang kuat serta bunga yang tahan lama setelah dipanen.

Adapun varietas Antique Pink menghadirkan kombinasi warna merah muda yang lembut sehingga mampu menciptakan nuansa romantis pada taman.

Cara Menanam Bunga Stock dari Biji

Para pekebun dapat memperbanyak bunga stock dengan mudah melalui biji. Untuk memulai penanaman, siapkan media tanam yang subur dan memiliki sistem drainase yang baik.

Kemudian, taburkan benih secara merata di permukaan tanah dan tutup tipis menggunakan media tanam halus. Setelah itu, semprotkan air secukupnya untuk menjaga kelembapan media tanpa membuatnya terlalu basah.

Dalam kondisi yang sesuai, benih biasanya mulai berkecambah dalam waktu 10 hingga 14 hari. Oleh sebab itu, banyak pekebun memilih menyemai benih saat cuaca masih sejuk agar bibit tumbuh lebih optimal.

Hama dan Penyakit yang Sering Menyerang

Beberapa hama kerap menyerang bunga stock, seperti kutu daun, kumbang kutu, dan ulat kubis. Jika menemukan hama tersebut, pekebun dapat segera membersihkan atau membuang bagian tanaman yang terdampak.

Selain itu, bunga stock juga rentan mengalami embun tepung, bercak daun, busuk akar, dan jamur abu-abu. Untuk mencegah masalah tersebut, pastikan tanaman memperoleh sirkulasi udara yang baik dan hindari penyiraman berlebihan.

Masa Berbunga

Bunga stock biasanya mulai berbunga pada musim semi hingga awal musim panas. Namun, tanaman ini dapat mempertahankan masa berbunganya lebih lama di daerah yang memiliki suhu sejuk.

Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna-warni dengan aroma harum yang menarik lebah, kupu-kupu, dan berbagai serangga penyerbuk lainnya. Dengan demikian, bunga stock tidak hanya mempercantik taman tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

Manfaat dan Kegunaan

Banyak orang memanfaatkan bunga stock sebagai tanaman hias sekaligus bunga potong. Misalnya, para florist sering menggunakan bunga ini untuk rangkaian bunga karena memiliki daya tahan yang cukup lama setelah dipanen.

Lebih lanjut, para pengrajin dekorasi juga memanfaatkan bunga stock sebagai bahan rangkaian bunga kering. Bahkan, beberapa orang menggunakan kelopak bunganya sebagai hiasan makanan karena memiliki rasa bunga yang ringan dan aman dikonsumsi.

Kesimpulan

Bunga stock menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan warna, aroma harum, dan kemudahan perawatan. Oleh karena itu, banyak pecinta tanaman memilih bunga ini untuk mempercantik taman rumah maupun area lanskap lainnya.

Dengan menyediakan sinar matahari yang cukup, tanah yang subur, dan kelembapan yang seimbang, Anda dapat menumbuhkan bunga stock secara optimal serta menikmati keindahan bunganya sepanjang musim berbunga.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Azhar Hamzah Tuntut Kepala Sekolah Cetak Prestasi dan Inovasi
PASPRAM SMAN 1 Solok Selatan Ukir Prestasi FORBASI Sumbar
5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam
7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga
Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat
8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif
Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah
Cara Aman Gunakan Wi-Fi Hotel Tanpa Risiko
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Azhar Hamzah Tuntut Kepala Sekolah Cetak Prestasi dan Inovasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:00 WIB

PASPRAM SMAN 1 Solok Selatan Ukir Prestasi FORBASI Sumbar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:00 WIB

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:00 WIB

7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat

Berita Terbaru

IDX Commodity 20 menjadi indeks acuan baru bagi investor saham komoditas.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IDX Commodity 20 Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Sahamnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:00 WIB

 Ilustrasi perdagangan saham dan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Berpeluang Rebound Jumat

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:00 WIB

Rupiah menguat ke Rp18.123 per dolar AS setelah investor merespons sinyal dovish The Fed.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp18.123, Ini Sentimen Penggerak Dolar

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 13.000 per gram pada Jumat (30/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:00 WIB